Menabung merupakan salah satu kebiasaan finansial krusial yang perlu ditanamkan sejak dini. Namun, metode menabung konvensional menggunakan celengan fisik seringkali kurang memotivasi karena keterbatasan transparansi, di mana pengguna tidak dapat mengetahui total saldo secara real-time tanpa harus membongkarnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah prototipe celengan pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi nominal uang kertas Rupiah secara otomatis dan dinamis. Sistem kendali utama pada perangkat ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan modul sensor warna TCS3200. Sensor ini bertugas memindai dan mengidentifikasi nilai RGB (Red, Green, Blue) guna menentukan warna dominan dari uang kertas yang dimasukkan. Sebagai media interaksi pengguna, layar OLED 0.96 inch diintegrasikan pada fisik celengan sebagai penampil lokal untuk informasi saldo terkini. Selain itu, sistem ini memanfaatkan bot Telegram sebagai media komunikasi nirkabel berbasis cloud untuk mengirimkan notifikasi instan ke smartphone pengguna. Dalam proses pengembangannya, metode kalibrasi batas minimum (minimum threshold) diterapkan pada algoritma pemrograman untuk meminimalisasi kesalahan baca dan meningkatkan akurasi pengenalan terhadap pecahan Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000. Hasil pengujian fungsionalitas menunjukkan bahwa prototipe celengan pintar ini berhasil mengidentifikasi variasi uang kertas dengan tingkat akurasi rata-rata mencapai 90%. Kegagalan pembacaan sebesar 10% umumnya dipengaruhi oleh faktor intensitas cahaya eksternal dan kondisi fisik uang yang lusuh. Di sisi lain, integrasi bot Telegram terbukti sangat efektif dalam memberikan pembaruan informasi saldo secara langsung, serta mendukung fitur reset saldo jarak jauh secara aman. Melalui implementasi teknologi IoT ini, sistem tabungan mandiri menjadi jauh lebih transparan, interaktif, dan mampu meningkatkan motivasi menabung masyarakat di era digital.