Kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada anak usia sekolah dasar masih menjadi permasalahan serius yang memerlukan perhatian khusus dari lingkungan pendidikan. Rendahnya pemahaman siswa mengenai batasan tubuh pribadi dan cara melindungi diri menyebabkan anak berada pada posisi rentan terhadap berbagai bentuk tindakan tidak aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SD YPK Klasaman 2 tentang perlindungan diri melalui pengenalan sentuhan aman dan tidak aman. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu observasi awal melalui wawancara dengan guru dan siswa, pelaksanaan edukasi interaktif kepada 40 siswa, serta sharing session bersama pihak sekolah yang melibatkan guru dan kepala sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep sentuhan aman dan tidak aman serta mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi yang tidak nyaman. Selain itu, pihak sekolah memberikan respons positif dan menyatakan bahwa kegiatan ini relevan dengan kebutuhan lingkungan sekolah. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif dan ramah anak efektif dalam meningkatkan kesadaran perlindungan diri siswa dan berpotensi dikembangkan sebagai program berkelanjutan di sekolah dasar
Copyrights © 2026