Transformasi digital pada sektor kesehatan mendorong fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik (RME) guna meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan integrasi data kesehatan. Namun, keberhasilan implementasi RME tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor organisasi dan kepemimpinan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan digital terhadap kesiapan organisasi dalam implementasi Rekam Medis Elektronik pada puskesmas di Bandung Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian terdiri atas 222 puskesmas di wilayah Bandung Raya, dengan sampel sebanyak 144 puskesmas yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan organisasi dalam implementasi Rekam Medis. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepemimpinan digital mampu memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi transformasi digital pelayanan kesehatan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penguatan kapasitas kepemimpinan digital sebagai strategi untuk mendukung keberhasilan implementasi Rekam Medis Elektronik pada puskesmas secara berkelanjutan.