Nur Aini Shofiya Asy'ari
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Organizational Communication Culture in Village Governments and the Quality of Administrative Services in Sidoarjo District of Indonesia Ade Putra Satria; Totok Wahyu Abadi; Nur Aini Shofiya Asy'ari; Anurat Anatanatorn
ETTISAL : Journal of Communication Vol. 10 No. 1 (2025): Ettisal : Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organizational communication culture in Indonesia, especially in Sidoarjo, still faces challenges in the form of ineffective interaction between the village government and the community, which results in low understanding and participation of residents in utilizing administrative services. The purpose of this study is to explain the influence of organizational communication culture of village government on the quality of administrative services in the village. This quantitative study uses a simple random sampling technique in data collection. Primary data collected from 106 village government officials in Sidoarjo Regency as respondents were processed and analyzed using multiple linear regression analysis. The results of the analysis show that organizational communication culture has a significant influence of 84.6% on the quality of administrative services, with accountability (66%) and teamwork (46.1%) as the dominant factors that strengthen service quality. In contrast, the variables of community service (-69.2%), openness of communication (-63.5%), and coordination (-65.6%) actually have a negative impact on the quality of administrative services. Based on these findings, the study recommends the need to improve communication culture in village government organizations as a strategic step to improve the quality of administrative services and increase responsiveness to community needs.
POLA KOMUNIKASI KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN BAKAT SENI PADA ANGGOTA TEATER ABU-ABU SMK ANTARTIKA 2 SIDOARJO Novita Dwi Agustina; Nur Aini Shofiya Asy'ari
Perspektif Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.9.1.113-126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga dalam mendukung pembentukan bakat seni anggota Teater Abu-Abu di SMK Antartika 2 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui observasi non-partisipatif dan wawancara mendalam pada 3 (tiga) keluarga Informan yang selanjutnya dilakukan validasi data menggunakan triangulasi sumber dan metode Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan dalam komunikasi memungkinkan anak merasa didukung secara emosional dan termotivasi dalam mengembangkan bakatnya. Empati dari orang tua membangun kedekatan emosional yang memperkuat rasa percaya diri anak. Sikap mendukung terlihat dari dukungan emosional dan finansial yang diberikan orang tua dalam pengembangan minat di bidang teater. Sikap positif ditunjukkan melalui apresiasi orang tua atas pencapaian anak, sementara kesetaraan memberikan ruang bagi anak untuk berpendapat meskipun keputusan akhir tetap di tangan orang tua. Pola komunikasi yang terbuka, empatik, dan mendukung berperan penting dalam membentuk kepercayaan diri dan prestasi anak di bidang seni. Pola komunikasi persamaan memberikan ruang lebih besar bagi anak untuk berkembang, sedangkan pola seimbang terpisah dan tak seimbang terpisah membatasi partisipasi anak dalam pengambilan keputusan. Jika diklasifikasikan, terdapat 3 (tiga) pola komunikasi keluarga yang berkontribusi pada pengembangan bakat teater siswa SMK Antartika 2 Sidoarjo yaitu Pola Komunikasi persamaan, Pola Komunikasi tak seimbang terpisah dan Pola komunikasi seimbang terpisah.