Rendila Restu Utami
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bullying intervention through “Writing for Healing” strategy for transformational teachers in Bali Nia Nafisah; Nita Novianti; Safrina Noorman; Rendila Restu Utami; Bachruddin Musthofa; Ahmad Bukhori Muslim
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i2.92150

Abstract

The rise of student bullying in schools has attracted public attention due to its devastating impact, particularly on victims. Traumatic experiences can be expressed through creative writing to explore emotions and support mental health recovery. In response to the need to raise awareness of the severe impact of trauma on both victims and perpetrators of bullying, the Community Service (PkM) team from the English Language and Literature Study Program at UPI conducted a “Writing for Healing” training for teachers affiliated with the Bali Teacher Movement Center. This activity consisted of five sessions, including material presentations, creative writing practice, and reflections on creative writing experiences to support mental recovery. The training received a positive response from participants, as evidenced by high engagement and the quality of the written products. Several participants also expressed their intention to publish their work. Thus, this training has created a pathway to address bullying and can be used by teachers in schools. It is hoped that this activity will help teachers address bullying cases while also raising awareness of its impacts and alternative solutions.   Abstrak Maraknya perundungan murid di sekolah menjadi perhatian masyarakat karena berdampak buruk, khususnya bagi korban perundungan. Pengalaman traumatis dapat dicurahkan dalam tulisan kreatif sebagai sarana mengeksplorasi perasaan dan menjadi alat pemulihan kesehatan mental. Berkaitan dengan perlunya kesadaran akan dampak buruk trauma yang dialami korban dan pelaku remaja yang terlibat perundungan, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Bahasa dan Sastra Inggris UPI menyelenggarakan pelatihan “Writing for Healing” untuk para guru yang bergabung dengan Balai Guru Penggerak Bali. Kegiatan ini dilakukan sebanyak lima kali pertemuan yang terdiri dari pemaparan materi, praktik menulis kreatif, dan refleksi pengalaman menulis kreatif untuk pemulihan mental. Hasil pelatihan menunjukkan adanya respons positif dari peserta dalam bentuk tingkat partisipasi yang baik dan kualitas produk tulisan yang dibuat. Beberapa peserta juga berniat untuk mempublikasikan karya tulis mereka. Dengan demikian, pelatihan ini telah membuka salah satu jalan dalam upaya penanganan perundungan dan dapat dimanfaatkan oleh para guru di sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu para guru untuk dapat memberikan penanganan terhadap kasus perundungan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan dampak perundungan dan alternatif penyelesaiannya. Kata Kunci: menulis kreatif; pemulihan kesehatan mental; perundungan; sekolah
Sastra Sebagai Medium Terapeutik: Pelatihan “Writing For Healing” Bagi Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ayu Fitri Kusumaningrum; Nia Nafisah; Rendila Restu Utami; Raden Safrina; Nita Novianti; Bachrudin Musthafa
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i4.3606

Abstract

Akhir-akhir ini banyak terjadi kasus mahasiswa mengalami gangguan kesehatan mental hingga berujung pada keputusan untuk mengakhiri hidupnya. Hal ini menunjukkan pentingnya penanganan isu kesehatan mental mahasiswa yang mutakhir dan berbasis penelitian. Salah satu upaya berbasis penelitian dalam menangani isu ini adalah pelatihan “Writing for Healing”. Pelatihan ini memperkenalkan menulis kreatif sebagai alat untuk mengelola dan menyalurkan emosi untuk membantu menjaga kesehatan mental para remaja dan dewasa muda. Program pelatihan melibatkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Program terdiri dari beberapa sesi pelatihan menulis untuk menjaga kesehatan mental. Pelatihan ini melibatkan beberapa narasumber yang memaparkan teori dan langkah-langkah “Writing for Healing”. Peserta kemudian dipandu untuk menuangkan emosi mereka dalam bentuk tulisan kreatif seperti memoar. Pelatihan ini bertujuan untuk dapat membantu mahasiswa mengelola emosi dan menjaga kesehatan mental melalui medium sastra, khususnya penulisan kreatif. Hasil kegiatan ini berupa antologi tulisan kreatif life bytes karya peserta mahasiswa.