Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model pembelajaran tematik makanan untuk hidup dengan mengembangkan kemampuan bekerja ilmiah di Sekolah Dasar Mimin Nurjhani Kusumastuti; Sri Redjeki; Ammi Syulasmi; Hernawati Hernawati
Jurnal Abmas Vol. 3 No. 1 (2003): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v3i1.63

Abstract

Model pembelajaran tematik merupakan model pembelajaran yang menggunakan tema sebagai fokus pembahasan. Materi pelajaran SD kelas 5 cawu 1 dianggap sesuai untuk diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tematik dengan tema "Makanan untuk Hidup" sebagai fokus pembahasan. Beberapa masalah yang dihadapi oleh guru, seperti target penyampaian materi pembelajaran yang tidak tercapai karena kekurangan waktu, menentukan cara mengajar yang membangkitkan motivasi belajar siswa, serta meningkatkan kebermaknaan pengalaman belajar dan menerapkan kerja ilmiah, dapat diatasi dengan menerapkan model pembelajaran ini. Pengenalan model dilakukan kepada 15 orang guru SD yang mengajar di kelas 3, 4, dan 5 di FPMIPA UPI. Pada pertemuan antara staf pengajar Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI dengan para guru, banyak terjadi pertukaran pengalaman, ide, serta perbaikan terhadap model yang diperkenalkan sehingga model tersebut menjadi lebih baik dan lebih mudah diterapkan. Dari kegiatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat penambahan wawasan guru tentang model pembelajaran serta pengalaman dalam mengonstruksi model. Para guru menyarankan agar kerja sama dengan pihak UPI dapat diperluas dalam bentuk yang lain.
Partisipasi Komunitas Ekoenzim Dalam Perbaikan Kualitas Air Situ Bagendit, Garut Hertien Koosbandiah Surtikanti; Hernawati Hernawati; Wahyu Surakusumah
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 21, No 1 (2024): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya revitalisasi dan penataan area Situ Bagendit dilakukan dalam rangka mempertahankan fungsi dalam pemeliharaan menjaga kelestarian lingkungan dan fungsi ekonomi. Kawasan Situ Bagendit sudah resmi dibuka lagi sejak tahun 2023 sebagai tempat wisata sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Kabupaten Garut. Kualitas Air Situ Bagendit dalam status hipertrofik (Hidayat, 2021) dan eutrofikasi yang artinya sudah terjadi pencemaran tinggi (Surtikanti dkk, 2023). Pengabdian kepada Masyarakat di Situ Bagendit dengan tema penuangan ekoenzim di danau Situ Bagendit, bertujuan untuk memperbaiki kualitas air. Kegiatan ini melibatkan beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Padjadjaran, Universitas Ma’soem, Universitas Winaya Mukti. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan DHB, Universitas Islam As-syafiiyah, Universitas Islam Nusantara, Komunitas Ekoenzim Bandung, Rumah Edukasi Ecoenzym & Sekolah Konservasi Garut, Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, guru-guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Kabupaten Garut dan Lions Club LCJS Metteyya Mahardhika Jakarta Selatan dengan total peserta berjumlah 110 orang. Ekoenzim yang terkumpul dari para komunitas mencapai 1.000 liter. Penuangan dilakukan di lima titik yaitu: menara swafoto, taman teratai, warung apung, masjid apung dan tempat rekreasi. Setelah kegiatan penuangan ekoenzim di Situ Bagendit diharapkan kualitas air menjadi lebih baik dan masyarakat lain dari seluruh instansi termotivasi untuk ikut berperan membuat ekoenzim (daur ulang limbah organik) dan ikut terlibat dalam menjaga kualitas danau. Eco enzyme, kita jaga alam, alam jaga kita