Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MESIN PENGIRIS DI UKM BRAMBANG GORENG “BERKAH ARSTYADI” SEMARANG Heri Yudiono; Dwi Widjanarko; Bunyamin Bunyamin; Hanif Hidayat; C. Tri Widiastuti; David Badi’ul Chikam; Muhammad Arrry Yanto; Khusaeni Khusaeni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45614

Abstract

Perkembangan bisnis kuliner makanan di Kota Semarang berdampak meningkatnya permintaan bawang merah goreng. Permintaan bawang merah goreng juga berdampak pada produktifitas di UKM brambang goreng “Berkah Arstyaji”. Untuk meningkatkan produktifitas dan kualitasnya berdasar permitaan customer, UKM tersebut menggunakan mesin tepat guna mesin pengiris bawang merah. Namun dalam penggunaannya selama ini ternyata masih menyimpan permasalahan yang perlu upaya penyelesaiannya. Permasalahan tersebut adalah ketidak seragaman hasil irisan bawang merah yang berdampak pada kualitas bawang goreng yang tidak homogen dan produktifitasnya kurang. Ketidak seragaman hasil irisan biasannya diselesaikan dengan alat serut tangan. Hasil survey lapangan ditemukan penyebab ketidak seragaman hasil irisan bawang merah disebabkan posisi pisau pengiris yang terpasang mendatar (0 derajat) pada disk mesin, sedangkan kurangnya produktifitas karena menggunkan mata pisau tunggal. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan mesin perajang bawang merah di pelaku UKM Brambang Goreng “Berkah Arsetyaji” Semarang. Solusi untuk mengatasi permasalahan UKM tersebut adalah mengembangkan mesin pengiris bawang merah dengan posisi sudut pisau pengiris 45 derajat, menggunakan mata pisau jamak (dua pisau), putaran motor yang dapat diatur, dan efisien listrik yang digunakan. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan UKM Brambang Goreng “Berkah Arsetyaji” mencakupi survey lapangan, perancangan mesin, fabrikasi mesin, uji coba mesin, pelatihan, dan pendampingan. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat memberikan hasil bahwa adanya peningkatan kuantitas dan kualitas hasil irisan bawang merah yang berdampak pada peningkatan kuantitas dan kualitas brambang goreng yang dihasilkan dam pemenuhan kebutuhan customer yang terus meningkat.
Pengaruh Keaktifan Komunitas Belajar Terhadap Kompetensi Profesional Guru SMP di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Sri Maya Harum Krisstiyaningsih; Bunyamin Bunyamin; Muhammad Prayito
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teachers' professional competence is a key factor in realizing adaptive and innovative learning. However, the 2025 Education Report data indicates that the quality of learning in Blora Regency's junior high schools is at a moderate level and tends to decline, partly due to suboptimal learning community activities. This study aims to analyze the influence of learning community activities on the professional competence of junior high school teachers in Ngawen District, Blora Regency. The study employed a quantitative approach with an ex post facto design and a correlational research model. The population consisted of 162 teachers, with a sample of 118 teachers selected using proportional random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire (1–4) that had been tested for validity and reliability, with Cronbach's Alpha coefficients of 0.91 for the learning community activities variable and 0.93 for teacher professional competence. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics, including simple linear regression with SPSS. The results revealed that learning community activities have a positive and significant effect on teacher professional competence, as indicated by a regression coefficient of 0.643 and a significance value of 0.000 (