Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER DAN KELUARGA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL HOME CARE SERVICE UNTUK PASIEN DIABETES MELITUS Defrima Oka Surya; Vivi Syofia Sapardi; Wira Iqbal; Ria Desnita; Dimas Prayoga; Rima Ermayanti; Syifa Satiaranada; Muthia Adwa Salsabil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51470

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui perawatan mandiri dan dukungan keluarga. Keterbatasan pengetahuan dan keterlibatan keluarga seringkali menjadi hambatan utama dalam pencapaian kontrol glikemik pasien. Mitra dalam kegiatan ini adalah kader Posyandu RW 02 Kelurahan Kalumbuk dan keluarga pasien DM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dan keluarga dalam melaksanakan perawatan pasien DM di rumah melalui implementasi Model Home Care Service. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada keluarga pasien serta kader kesehatan di RW 02 Kelurahan Kalumbuk. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyusunan dan distribusi flipbook panduan perawatan DM berbasis keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader dan keluarga mengenai aspek perawatan DM, meliputi pengaturan diet, pemantauan glukosa darah dan pencegahan komplikasi. Sebelum pelaksanaan PKM hanya 33,3% kader dan keluarga yang memiliki pengetahuan baik dan setelah kegiatan didapatkan semua (100%) kader dan keluarga memiliki pengetahuan baik tentang perawatan DM. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi keluarga dalam pendampingan pasien dan peningkatan kemampuan kader dalam melakukan edukasi berkelanjutan. Program ini berhasil memperkuat peran keluarga dan kader sebagai komponen utama dalam sistem home care berbasis komunitas. Diharapkan model ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan oleh Puskesmas dan menjadi rujukan dalam pengembangan program manajemen penyakit kronis di tingkat keluarga.