Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI DIGITAL BERBASIS NILAI NILAI ISLAM MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN MASYARAKAT BERKELANJUTAN Sania Elsa Ramadani; Achmad Fadil; Frendira Frendira; Kathyfaa Idzaa; Jeni Oktipia; Tria Serly Herlina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55873

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar dapat berpartisipasi secara aktif, kritis, dan bertanggung jawab dalam ruang digital. Namun, kesenjangan literasi digital masih ditemukan pada berbagai lapisan masyarakat, khususnya di wilayah dengan akses dan pendampingan yang terbatas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pendampingan masyarakat berkelanjutan dalam memperkuat literasi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Sasaran program meliputi kelompok masyarakat usia produktif dan remaja yang memiliki intensitas penggunaan media digital tinggi namun belum diimbangi dengan pemahaman kritis terhadap keamanan, etika, dan pemanfaatan teknologi secara produktif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait keamanan data pribadi, kemampuan memilah informasi (anti-hoaks), etika bermedia sosial, serta pemanfaatan platform digital untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan. Keberlanjutan program melalui pendampingan rutin dan pembentukan agen literasi digital lokal terbukti mampu memperkuat dampak intervensi. Dengan demikian, program pendampingan masyarakat berkelanjutan menjadi strategi efektif dalam membangun ekosistem literasi digital yang adaptif dan berdaya saing di era transformasi digital.
Strategi Kampanye Public Relations Shopee Indonesia Melalui Pemanfaatan Chatbot Berbasis Artificial Intelligence Dalam Membangun Kepercayaan Konsumen: Sebuah Kajian Literatur Fifi Anggraini; Nyimas Nabila Putri Rahmadani; Nia Azzahra; Frendira Frendira; Sri Hertimi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri e-commerce di Indonesia mendorong perusahaan untuk mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI), salah satunya dalam bentuk chatbot, sebagai instrumen komunikasi yang responsif dan strategis. Shopee Indonesia, sebagai salah satu platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara, telah mengintegrasikan chatbot berbasis AI ke dalam ekosistem layanan pelanggannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bagaimana pemanfaatan chatbot berbasis AI dapat menjadi bagian dari strategi kampanye Public Relations (PR) dalam membangun kepercayaan konsumen di industri e-commerce. Penelitian menggunakan metode Literature Review dengan pendekatan deduktif, yakni memulai kajian dari teori-teori umum tentang PR, kepercayaan konsumen, AI, dan komunikasi digital untuk kemudian menghubungkannya secara spesifik dengan fenomena chatbot Shopee Indonesia. Sumber literatur mencakup jurnal nasional terakreditasi SINTA, jurnal internasional terindeks Scopus, buku akademik, dan laporan resmi yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa chatbot berbasis AI memiliki peran signifikan dalam strategi PR digital melalui dimensi responsivitas, personalisasi, dan konsistensi informasi yang secara langsung memengaruhi pembentukan kepercayaan konsumen. Selain itu, integrasi AI dalam praktik PR juga membawa tantangan etis berupa transparansi algoritma, perlindungan data, dan keautentikan komunikasi. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka integrasi antara AI chatbot, strategi PR digital, dan consumer trust yang dapat menjadi landasan bagi penelitian empiris selanjutnya.