Ilma Wasilah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN KERAJINAN DAUR ULANG CANGKIR PLASTIK BEKAS DI DESA SUNGAI DUREN Haza Triyunita; Syahla Kholizah; Ilma Wasilah; Sabitna Khoiriyah; Niken Novelia; Zikka Apriadi; Nadilia Permata Sari; Alihan Satra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56406

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui penguatan keterampilan produktif menjadi strategi penting dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga di wilayah pedesaan. Di sisi lain, permasalahan limbah plastik rumah tangga, khususnya cangkir plastik bekas, masih belum dikelola secara optimal di Desa Sungai Duren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi perempuan melalui pelatihan kerajinan daur ulang berbasis pendekatan partisipatif learning by doing. Program diikuti oleh 15 perempuan usia produktif dan dilaksanakan melalui tahapan penyuluhan, praktik langsung, serta pendampingan produksi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 56 menjadi 84, serta 80% peserta mampu mempraktikkan kembali proses produksi secara mandiri. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan keberanian peserta dalam memasarkan produk secara terbatas. Pelatihan ini menunjukkan bahwa integrasi antara pemberdayaan ekonomi dan pengelolaan limbah plastik dapat memberikan dampak sosial, ekonomi, dan ekologis yang saling berkelanjutan di tingkat komunitas.
KETAATAN ANAK PEREMPUAN KEPADA ORANG TUA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: 1. Konsep Pendidikan Akhlak Islam, 2.Kedudukan Anak Perempuan dalam Islam, 3.Kewajiban Anak Perempuan kepada Orang Tua dalam Perspektif Islam Aulia Rahmania; Ilma Wasilah; Elsi Abelia; Dwi Anggun Rahmawati; Alihan Satra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15215

Abstract

This study aims to examine the obligations of daughters toward their parents as an implementation of Islamic moral education (akhlak). Using a qualitative approach with library research method, this study analyzes various primary sources including the Qur’an, hadith, and classical Islamic texts, as well as secondary sources from relevant books and scientific journals. The results show that Islam places the obligations of daughters toward their parents as an integral part of moral education, encompassing: (1) filial piety and respect (birrul walidain), (2) obedience as long as it does not contradict Islamic law, (3) caring for and serving parents with affection, and (4) praying for their well-being. These obligations are not only vertical-transcendental but also shape the character and personality of true Muslims. Internalization of these values in Islamic moral education serves as a strong foundation for raising Muslimah generations of noble character. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kewajiban anak perempuan kepada orang tua sebagai implementasi pendidikan akhlak Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), penelitian ini menganalisis berbagai sumber primer berupa Al-Qur’an, hadis, dan kitab-kitab klasik, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menempatkan kewajiban anak perempuan kepada orang tua sebagai bagian integral dari pendidikan akhlak, mencakup: (1) berbakti dan hormat kepada orang tua (birrul walidain), (2) taat dan patuh selama tidak bertentangan dengan syariat, (3) merawat dan melayani orang tua dengan penuh kasih sayang, serta (4) mendoakan kebaikan dan keselamatan orang tua. Kewajiban-kewajiban ini tidak hanya bersifat vertikal-transendental, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian Muslim sejati. Internalisasi nilai-nilai ini dalam pendidikan akhlak Islam menjadi pondasi kokoh bagi pembentukan generasi Muslimah yang berakhlak mulia.