Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PERAWATAN KAKI DIABETIK SEBAGAI UPAYA PREVENTIF KOMPLIKASI LUKA DIABTIK Nur Muji Astuti; Imroatul Farida; Christina Yuliastuti; Nuh Huda; Ceria Nurhayati; Dedi Irawandi; Dul Majid; Andan Prastika Didayana; Wilujeng Wilujeng
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.56635

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius, salah satunya luka kaki diabetik (Diabetic Foot Ulcer/DFU), yang berisiko amputasi. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan kaki menjadi penyebab utama tingginya kasus DFU. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya lansia, dalam manajemen DM dan pencegahan luka kaki diabetik melalui edukasi terstruktur.Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Gisik Cemandi, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan 60 lansia. Intervensi edukatif dilakukan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan distribusi booklet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre dan post test serta observasi keterampilan menggunakan checklist. Data dianalisis secara deskriptif. Sebelum edukasi, hanya 30% peserta memahami manajemen DM dengan rerata skor 52. Setelah intervensi, pemahaman meningkat menjadi 85,8% dengan rerata skor 89,2. Mayoritas peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam perawatan kaki mandiri dan memahami pentingnya kontrol rutin untuk mencegah DFU.Edukasi kesehatan yang terstruktur, interaktif, dan didukung media visual seperti booklet, serta demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan komplikasi kaki diabetik. Intervensi promotif dan preventif perlu terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif tenaga kesehatan dan keluarga.
Pelatihan Pengelolaan DM Menuju Lansia Sehat Bahagia di Wilayah Pesisir Desa Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur: DM Management Training Towards Happy Healthy Elderly in The Coastal Area of Kalanganyar Village, Sedati, Sidoarjo, East Java. Imroatul Farida; Dedi Irawandi; Dul Majid; Nuh Huda; Christina Yuliastuti; Ceria Nurhayati; Nur Muji Astuti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan angka kejadian Diabetes Melitus (DM) di Indonesia menimbulkan berbagai komplikasi kronis, salah satunya adalah luka kaki diabetik (diabetic foot ulcer) yang dapat menyebabkan amputasi bila tidak ditangani dengan baik. Lansia sebagai kelompok usia dengan penurunan fungsi fisiologis memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui edukasi dan pelatihan pengelolaan DM yang komprehensif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mengelola penyakit diabetes serta melakukan perawatan kaki diabetik secara mandiri. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu tanggal 13–14 November 2024 di Balai Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pemeriksaan dan perawatan kaki diabetik, serta senam kaki diabetes. Sasaran kegiatan adalah para lansia yang tergabung dalam kelompok Posyandu Lansia Desa Kalanganyar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengertian, faktor risiko, komplikasi, serta teknik perawatan kaki pada penderita diabetes. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pemeriksaan kaki diabetik dan memilih alas kaki yang sesuai. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran lansia dalam pengelolaan diabetes serta pencegahan komplikasi kaki diabetik. Diharapkan kegiatan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan tenaga kesehatan dan perangkat desa guna menciptakan lansia yang sehat dan bahagia.   Abstract: The increasing incidence of Diabetes Mellitus (DM) in Indonesia has led to various chronic complications, one of which is diabetic foot ulcers that can result in amputation if not properly managed. The elderly, as a population group experiencing a decline in physiological function, are at higher risk of developing this condition. Therefore, preventive efforts through education and comprehensive diabetes management training are essential. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of elderly individuals in managing diabetes and performing diabetic foot care independently. The program was conducted over two days, from November 13–14, 2024, at the Kalanganyar Village Hall, Sedati District, Sidoarjo Regency, East Java. The methods used included health education sessions, interactive discussions, demonstrations of diabetic foot examination and care, and diabetic foot exercise sessions. The target participants were elderly individuals registered in the Posyandu Lansia (elderly health post) group of Kalanganyar Village. The results showed an increase in participants’ understanding of diabetes definition, risk factors, complications, and proper techniques for diabetic foot care. Moreover, participants were able to demonstrate diabetic foot examination and appropriately select footwear. This activity had a positive impact on raising awareness among the elderly about diabetes management and the prevention of diabetic foot complications. It is expected that similar programs will continue with the support of healthcare professionals and local authorities to promote healthy and happy aging.