Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN PEKARANGAN PRODUKTIF MELALUI EDUKASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN KELUARGA DAN STABILITAS SOSIAL Devi Fransisca; Zanuar Barep Prasetyo; Billy Muchtar; Andre Maulana; Diana Nur Afni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58556

Abstract

Bulan November tahun 2025, terjadi bencana alam pada beberapa wilayah di Pulau Sumatera, salah satu wilayah yang terdampak bencana yaitu Aceh Timur di kecamatan Idi Rayeuk yang terkena banjir bandang. Banjir ini menimbulkan kerusakan cukup parah dari infrastruktur, ekonomi, hingga pendidikan. Upaya pemulihan berkala dari pemerintah, relawan, dan masyarakat sekitar seperti distribusi makanan, perbaikan infrastruktur, membersihkan lumpur yang tersisa sudah dilakukan. Namun, pemulihan psikologis pada anak sering luput dari perhatian karena terbatasnya tenaga medis untuk mengatasi trauma healing. Masalah psikologis jika tidak segera diatasi akan menimbulkan gangguan mental jangka panjang seperti depresi, kecemasan, stres, hingga kesulitan bersosialisasi. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode yang terdiri dari tahapan-tahapan berikut ini: 1) tahapan persiapan dan sosialisasi, meliputi kegiatan survei awal serta koordinasi dengan mitra, 2) tahapan pelaksanaan dan penerapan, yaitu penerapan pendampingan trauma healing melalui permainan tradisional kepada siswa, dan 3) tahapan pendampingan dan evaluasi, difokuskan pada penilaian dampak kegiatan terhadap kondisi psikososial siswa. Pengabdian ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap pemulihan pascabencana, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan remaja, karena jika tidak segera diatasi akan berdampak panjang pada aspek psikososial anak. Upaya pemulihan dilakukan melalui media permainan tradisional berbasis budaya lokal. Aktivitas bermain memungkinkan anak mengekspresikan emosi secara nonverbal, mengalihkan fokus dari pengalaman traumatis, dan kemampuan kontrol diri. Selain hiburan, permainan tradisional juga dapat menjadi wadah untuk melestarikan budaya lokal.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KONSTRUKSI IDENTITAS DIRI GENERASI Z DI ERA DIGITAL: STUDI FENOMENOLOGI Henny Dewi Laras Ati; Poppy Suryanti; Devi Fransisca
Journal Media Public Relations Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/c48chw71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap konstruksi identitas diri pada Generasi Z di Indonesia dalam era digital yang semakin berkembang pesat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini melibatkan 20 informan berusia 17–25 tahun yang aktif menggunakan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi partisipan selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memainkan peran sentral dalam pembentukan identitas diri Generasi Z melalui tiga dimensi utama: presentasi diri yang terkonstruksi (constructed self-presentation), negosiasi identitas dalam ruang virtual, dan pengaruh algoritma terhadap eksplorasi diri. Temuan ini mengimplikasikan perlunya literasi digital yang komprehensif dalam membantu generasi muda membangun identitas yang autentik di tengah derasnya arus informasi digital.