Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR Syamsul Bahri; Indah Dwiprigitaningtias; Muhammad Aiman; Ridwan Ridwan; Yuddin Chandra Nan Arif
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58757

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan verbal, psikologis, dan pengabaian yang sering terjadi dalam lingkungan keluarga maupun sosial. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kategori kekerasan terhadap anak, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya perlindungan terhadap hak-hak anak. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali tanda-tanda awal kekerasan terhadap anak, munculnya keberanian untuk terlibat dalam upaya perlindungan anak, serta mendorong perubahan pola pengasuhan menjadi lebih komunikatif dan persuasif. Program ini juga menghasilkan komitmen bersama masyarakat untuk memperkuat pengawasan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat peran masyarakat sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak secara berkelanjutan.
Penegakan Hukum Terhadap Ujaran Kebencian Berbasis Suku di Media Sosial: Studi Empiris Di Kecematan Donggo Alias Rangga; Iksan Iksan; Yuddin Chandra Nan Arif
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 8 No. 3 (2026): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v8i3.13128

Abstract

This study examines the enforcement of laws against ethnic-based hate speech occurring on social media in Donggo Subdistrict, Bima Regency. The main focus of this study is on how the law enforcement process is carried out and the various obstacles faced by authorities in addressing hateful content that attacks the identity of the “Dou Donggo” community. This study employs an empirical legal method using a sociological-juridical approach and qualitative analysis. Data were collected through in-depth interviews with law enforcement officials, local government representatives, community leaders, and social media users, supplemented by observations and documentation. The research findings indicate that the handling of ethnic-based hate speech is carried out through two mechanisms: the formal legal channel, which refers to the provisions of the ITE Law and Constitutional Court rulings; and the social channel, through amicable resolution involving traditional leaders. However, the effectiveness of law enforcement remains hampered by weak electronic evidence, low public legal awareness, and the strong preference for amicable settlements, which have the potential to sideline formal legal processes. Therefore, there is a need to improve digital literacy, strengthen cyber forensic capabilities, and harmonize customary mechanisms with criminal law.