Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR Syamsul Bahri; Indah Dwiprigitaningtias; Muhammad Aiman; Ridwan Ridwan; Yuddin Chandra Nan Arif
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58757

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan verbal, psikologis, dan pengabaian yang sering terjadi dalam lingkungan keluarga maupun sosial. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kategori kekerasan terhadap anak, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya perlindungan terhadap hak-hak anak. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali tanda-tanda awal kekerasan terhadap anak, munculnya keberanian untuk terlibat dalam upaya perlindungan anak, serta mendorong perubahan pola pengasuhan menjadi lebih komunikatif dan persuasif. Program ini juga menghasilkan komitmen bersama masyarakat untuk memperkuat pengawasan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat peran masyarakat sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak secara berkelanjutan.
HEALTH RISK ANALYSIS OF LEAD (Pb) HEAVY METAL CONTENT IN DRINKING WATER IN FLOOD-PRONE AREAS Fitriani; Syamsul Bahri; Husna Maulida; Muhammad Syahrul Manzili; Faiza Humaira
MEDALION Journal: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Floods are hydrometeorological disasters that have the potential to reduce drinking water quality through the mobilization of environmental pollutants, including heavy metals such as lead (Pb). This study aims to analyze lead content in drinking water and assess the level of public health risks due to exposure through the ingestion pathway. The study uses an environmental health risk analysis approach by calculating non-carcinogenic intake (Ink) and Risk Quotient (RQ) based on the rate of water consumption, duration of exposure, frequency of exposure, and body weight of respondents. The research method uses a descriptive survey with a cross-sectional approach conducted in Peunayan Village, Nisam District, North Aceh Regency. The research sample consisted of 50 respondents with a random sampling technique. The results showed that the lead concentration was 0.0010 mg/L and this value is still below the maximum limit stipulated in the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 492/MENKES/PER/IV/2010, which is 0.01 mg/L for lead parameters in drinking water. The calculation of non-carcinogenic intake showed a real-time value of 0.000053 mg/kg/day with a Risk Quotient (RQ) of 0.014, indicating that non-carcinogenic health risks are still in the safe category (RQ≤1). Long-term exposure projections showed an increase in intake and RQ values to 0.67 in the 50-year estimate, but remained below the risk limit. These findings indicate that although lead concentrations still meet safety standards, the potential for long-term exposure accumulation requires attention. Therefore, regular water quality monitoring, public education, and the implementation of simple water treatment technologies are important steps in preventing environmental health risks