Andini Setia Murti
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara Dalam Mempromosi Rambu Solo Andini Setia Murti; Rina Juwita; Kezia Arum Sary; Harry Isra Muhammad
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z9vfq531

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara dalam mempromosikan Rambu Solo sebagai daya tarik wisata budaya. Rambu Solo tidak hanya merupakan ritual kematian yang sakral, tetapi juga representasi identitas budaya Toraja yang memiliki nilai simbolik, sosial, spiritual, dan estetis yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipan pasif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi sumber. Informan penelitian terdiri atas Kepala Bidang Pemasaran, Seksi Promosi, Seksi Komunikasi Pemasaran, dan satu informan masyarakat Toraja. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Disbudpar Toraja Utara berorientasi pada tahapan attention, interest, desire, decision, dan action. Tahap perhatian dibangun melalui penonjolan visual dan narasi budaya; tahap ketertarikan dan keinginan diperkuat dengan konten digital, pameran, dan paket wisata budaya; sedangkan tahap keputusan masih menghadapi kendala berupa jadwal upacara yang tidak tetap, keterbatasan informasi real time, dan keterbatasan anggaran promosi. Penelitian juga menemukan bahwa efektivitas promosi diperkuat oleh identitas budaya yang kuat, pengalaman wisatawan, dan kolaborasi pemerintah dengan masyarakat adat. Namun, konsistensi informasi dan penguatan pengelolaan media digital masih perlu ditingkatkan.