p-Index From 2021 - 2026
7.152
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ARISTO Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Risenologi Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Jurnal Sosial dan Teknologi ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Jurnal Media Informatika Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha (JIKOBA) KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Journal of Comprehensive Science Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Media Bina Ilmiah Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Journal International Dakwah and Communication Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Iqtida: Journal of Da'wah and Communication Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi West Science Social and Humanities Studies Journal of World Future Medicine, Health and Nursing Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Jurnal Komunikasi Indonesia Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Literasi Media Berbasis Kearifan Lokal pada Suku Dayak Tunjung dan Dayak Benuaq di Kutai Barat Fitryarini, Inda; Juwita, Rina; Purwaningsih, -
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 17, No 3 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.795 KB)

Abstract

This study begins from a simple question on how Dayak Benuaq and Dayak Tunjung/Tonyoii people (individually and collectively) are able to maintain their local wisdom and local culture in the midst of the ambush of mass media exposure and then acknowledged as the Dayak tribes who are still ‘Beradat (Wellmannered)”. Their local wisdom which is still maintained were able to counteract the negative effects of mass media exposure so it can be used as a model of literacy media, either through media literacy education or media literacy movement. This study used a qualitative explanatory method and used a communication ethnographic approach in field. Primary data was collected through interview and observations of some Dayak Benuaq and Dayak Tunjung people, including some community leaders and local government officials that found with the snowball sampling technique. The results showed that, first, public awareness through the local wisdom lense in media literacy has not been able yet to maximize their own potential due to society passivity as media users, as well as a lack of support from the government to create a media savvy society. Second, the model used within both tribes is known as Protectionist Model based on their local wisdom which includes four kinds of elements, which are; the ability to access, to analyse, to evaluate, and to create content.
Public Understanding and Communication Strategy Evaluation of Local Regulation No. 09 Year 2004 on Zero Child Labour Zone in Kutai Kartanegara Regency Juwita, Rina
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol 8, No 2 (2011)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.934 KB) | DOI: 10.24002/jik.v8i2.173

Abstract

Abstract: Child labour is a universal phenomenon that occurs in most parts of the world. Indonesia as part of developing countries cannot be separated from the issue, including Kutai Kartanegara (Kukar) regency which is one of the richest areas in the country. Although Kukar regency is chosen as one of the model in the elimination of child labour, this is accompanied by people’s understanding on Child Labor Free Zone program enacted by the local government. This study tried to explore people's understanding of Regulation No. 09/ 2004 on ZBPA and evaluate communication strategies effectively used to build and optimize the sustainability of the program. It is important as public participation can only be improved if the communication is conducted in a proper way. Abstrak: Pekerja anak merupakan fenomena universal yang terjadi di hampir seluruh belahan dunia. Indonesia sebagai bagian dari negara berkembang juga tidak terlepas dari masalah ini, termasuk didalamnya Kabupaten Kutai Kartanegara yang merupakan salah satu daerah terkaya di negeri ini. Terpilihnya Kab Kukar sebagai salah satu daerah model pengentasan pekerja anak, ternyata tidak dibarengi dengan pemahaman masyarakatnya mengenai program Zona Bebas Pekerja Anak yang diusung pemerintah setempat. Penelitian ini mencoba menggali pemahaman masyarakat terhadap Perda No 09/2004 tentang ZBPA, dan kemudian mengevaluasi strategi komunikasi yang efektif digunakan untuk membangun dan memaksimalkan keberlangsungan program tersebut. Hal ini penting untuk dilakukan mengingat partisipasi publik hanya dapat dibangun jika komunikasi dilangsungkan dengan cara yang tepat.
PRAKTIK PUBLIC RELATIONS DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM PERUBAHAN SOSIAL GLOBAL Juwita, Rina
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Master of Communication Science Program, Faculty of Social and Political Science, Diponego

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.248 KB) | DOI: 10.14710/interaksi.5.2.187-200

Abstract

ABSTRAKThis paper tries to analyze the trends and patters working in public relations industry in term of Corporate Social Responsibility (CSR). Recent literatures from the PR scholars state that this field requires a broader approach in term of desaigning and implementing CSR rather than just being a small part of management communication function. However, as Clark proposed (2000), these activities should be integrated into the management function and become an important part of management component of the modern public relations. It is true since there are more positive opportunities in the implementation of social responsibility if it is integrated into the PR program if the approaches being used allows the establishment of a stronger relationship between organisation, stakeholders, and the public itself.  Kata Kunci: Public Relations, CSR, Social Exchange
PENGEMBANGAN MENTAL TECHNOPRENEURSHIP MAHASISWA DALAM MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF Kezia Arum Sary; H Abdullah Karim; Rina Juwita; Sulitianna Sulitianna
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1226.684 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.945

Abstract

“TMT.coms" TECHNOPRENEUR MENTALITY TO COMMUNICATION SCIENCE adalah Pengembangan Mentalitas Technopreneur Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman Samarinda). Keberhasilan pendidikan dan pembelajaran merupakan hal yang sangat diharapkan pendidik ketika menjalankan tugasnya, namun dosen bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran tersebut. Pada upaya melakukan proses pembelajaran, dua elemen yang sangat penting yaitu metode dan media pembelajaran. Sebagai pendidik yang meberikan jiwa profesionalnya melalui peran dalam membuat perubahan, pengembangan, dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk menanamkan mental technopreneurship. Fokus  utama  Kegiatan TMT.coms adalah  terdiri  dari  tiga kegiatan  yaitu  pra-kegiatan,  kegiatan  dan  pasca kegiatan, dalam pelaksanaannya berpedoman pada mekanisme pemanfaatan perkembangan teknologi yang diterapkan dalam pengembangan yang didukung oleh pihak internal Program Studi Ilmu Komunikasi,  sarana  dan  prasarana, serta eksternal Program Studi Ilmu Komunikasi yakni Kantor Dinas Perindustrian Kota Samarinda dan Festival Saroeng 2020 di Bigmall Samarinda sebagai tempat pelaksanaan kegiatan
Therapeutic Communication For Children Victims of Sexual Violence in Citra Tepian-Samarinda Rina Juwita; Kadek Dristiana Dwivayani; Najahatul Hananah
ARISTO Vol 10, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v10i1.3876

Abstract

The phenomenon of sexual violence against children shows an increase trend from year to year so it requires special handling to not cause psychological trauma that might affect their future. This was the reason behind the establishment of the Protection of Women and Children Unit by the government to handle cases relate to sexual violence which one of it is against children. By using a narrative qualitative approach, this research is conducted at the UPTD PPA Citra Tepian in Samarinda City to analyse the children trauma healing process psychologists must go through therapeutic communication which divided into 4 stages; namely pre-interaction, orientation, problem solving, and termination to get maximum results. This is very important fully help restoring a sense of security within the victim so that it will be easier for the child victim to re-enter and re-interact with their social environment. Therapeutic communication that emphasizes the interpersonal approach carried out by accompanying psychologists is believed to be an important key that determines the success of the 'trauma healing' process. However, it is necessary to pay more attention to the aspects of ethnicity, race, economy and culture of the victims so that the process can be more effective and efficient in the future
MAKNA MOTIVASI DALAM LAGU DIRI DARI TULUS (ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAN DE SAUSSURE) Rina Juwita; Khansa Yumna Abiyyu; Azra Zahra Cintami; Cindy Elysa; Fajar Ade Putra; Muhammad Rizky Aidil Fitri
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi 6
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.803 KB) | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v4i1.1918

Abstract

Tulus in his single entitled “Self” has a motivational meaning which contains a message about mental healthrelated to self love. This study aims to determine the meanings of motivation contained in the lyrics of the song"Self". This research uses semiotic analysis method according to Ferdinand De Saussure. The results of thisstudy indicate that in the lyrics of the song "Self" the meaning of self-acceptance motivational messages isfound, namely by loving yourself. The first stanza has the meaning of being at peace with oneself. The secondand fourth stanzas have the meaning that human beings are too precious to continue to receive wounds. Thethird stanza has a meaning, namely learning to love yourself, one of which is by thanking yourself.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Ikan dan Sayuran Di Kelurahan Pasar Pagi Kota Samarinda Rina Juwita; Johan Fredrik Riedel Thomas; Satria Adi Pradana; Eliyya Mursyida; Arimbi Arnila; Dea Adella; Aulia Febriani; Muhammad Sadam Usdin; Muchlis Muchlis
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.565 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3648

Abstract

Sosialisasi pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah ikan dan sayuran ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat civitas akademika Universitas Mulawarman yang bertujuan untuk memanfaatkan limbah jeroan ikan dan limbah sayuran menjadi bahan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Selain itu, pengembangan produk yang disertai dengan pengembasan yang baik bisa menjadikan produk ini sebagai sarana menambah pendapatan masyarakat. Hal ini dikarenakan wilayah Kelurahan Pasar Pagi merupakan salah satu penyumbang limbah ikan dan sayuran terbesar di Kota Samarinda, sehingga harus dimanfaatkan sedemikian rupa untuk menekan volume timbuhan sampah. Metode yang dipakai adalah sosialisasi dan pelatihan intensif bagi kelompok masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah tersebut selama tiga minggu yang dilaksankan di bulan Agustus 2022 dengan menggunakan teknik fermentasi limbah ikan dan sayuran beserta EM4, molase, dan air kelapa. Indikator keberhasilan program ini adalah berkurangnya limbah karena semakin banyak masyarakat yang memanfaatkannya dengan bijak sebagai pupuk organik cair pada tanaman keluarga di pekarangan rumah atay memproduksinya untuk alasan ekonomi.
Keefektifan Komunikasi Interpersonal dalam Menyelesaikan Konflik Suami Istri Sy. Nurul Syobah; Agus Bambang Nugraha; Rina Juwita; Kamsiah Kamsiah; Karimuddin Abdullah Lawang
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v7i1.13307

Abstract

Dalam komunikasi tidak mungkin dielakkan pasti terjadi silang pendapat serta pandangan  yang setelah itu bisa memusatkan pada terbentuknya sengketa atau konflik. Konflik itu merupakan perihal yang tidak bisa dihindarkan dalam seluruh ikatan berumah tangga. Pantas disayangkan kalau dalam pandangan masyarakat menyangka konflik suatu hal yang wajib dijauhi, namun sesungguhnya konflik juga bisa bersifat positif serta membuat ikatan perkawinan jadi lebih berarti. Riset ini beranjak dari kerangka kejadian terjadi persengketaan suami istri sebab seerat apapun dalam ikatan perkawinan tentu diantara mereka tetap menghadapi perselisihan. Oleh sebab itu, peneliti mau menelaah pemakaian komunikasi interpersonal dalam penanganan persengketaan suami istri. Metodologi riset yang dipakai adalah metode kualitatif dengan sifat deskriptif. Hasil penelitian membuktikan cara menyelesaikan persengketaan dengan metode mengutarakan perasaan, membuka diri buat menyambut dan menerima pendapat lain, berlagak empati, menekur serta paham, dan akur. Proses komunikasi yang dilakukan demikian dalam ilmu komunikasi disebut dengan metode komunikasi interpersonal. Sehingga hasil penelitian dinyatakan sangat penting penggunaan metode tersebut karena memberikan solusi yang baik secara efektif untuk menyelesaikan konflik suami istri.
IMPLEMENTASI CYBER PUBLIC RELATIONS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PENELITIAN PENGEMBANGAN (BAPPEDALITBANG) KOTA SAMARINDA Nur Amelia Oktaviany; Rina Juwita
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi (JIMIK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v4i3.314

Abstract

Cyber ​​Public Relations (CPR) is a recent innovation in public relations driven by advances in Internet technology. PR used to use traditional mass media such as television, newspapers and radio to communicate with the public. However, over time, many companies and agencies have switched to using the Internet as an advertising vehicle. This study aims to understand and improve the reputation of Bappedalitban Kota Samarinda CPR practices. The research methods used are descriptive and qualitative, collecting data through observations and interviews. Three informants were selected based on certain criteria. Data Analysis Using Interactive Analysis Techniques by Mathew B. Miles and Michael Huberman. The results of the study show that Bappedaritvan Kota Samarinda's CPR practice includes her four components of CPR. First, fact-finding shows that website and social media usage is still suboptimal and there is no PR department dedicated to it. Secondly, the plan will be carried out by actively disseminating the activities of Bape Dalit Ban in Samarinda City through its website and social media. Thirdly, communication includes his social media accounts such as Instagram, Facebook, Twitter, Youtube, Tiktok, etc., but he actively uses them, since the majority of Internet users in Samarinda City Bappedalitban are parents. Only Instagram and Facebook are. While the website only lists phone numbers as a public interaction feature, social media uses DM and comment features. Fourth, assessments are conducted by Samarinda's response team every 3 months, 6 months and 1 year. The Samarinda City Government issues awards for the openness of public information and social media activity. The implementation of CPR is expected to improve the reputation of Bappedalitban Kota Samarinda.
Penggunaan Metode Blanded Learning Untuk Meningkatkan Pengetahuan Literasi Digital Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Mulawarman Kheyene Molekandella Boer; Rina Juwita; Nurliah
IQTIDA : Journal of Da'wah and Communication Vol. 3 No. 01 (2023)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Dakwah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Central Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.038 KB) | DOI: 10.28918/iqtida.v3i01.6898

Abstract

Digital literacy in Indonesia is an issue that continues to be promoted, considering that the government continues to encourage the improvement of communication and information technology infrastructure. Indonesia still has digital literacy competencies that fall into the "adequate" category which means "not good", therefore this paper tries to see the extent of understanding of students from the social and political science faculty of Mulawarman University about digital literacy through mass communication courses. This research uses the method of filling out pre-test and post-test questionnaires using blended learning, namely collaboration in providing teaching materials using offline and online methods using learning videos. The result is an increase in understanding related to the 4 pillars of digital literacy belonging to the Ministry of Communication and Information; digital skills, digital culture, digital ethics, and digital security. Most students have sufficient understanding of digital literacy.
Co-Authors - Purwaningsih Agus Bambang Nugraha Agustian, Jaka Farih Aji, Dandi Anggoro Al Ishar, Muhammad Hendi Alfando WS, Johantan Alvis, Lauransia Soraida Ananda Gamas Octavia Arimbi Arnila Arsyad, Annisa Wahyuni Aulia Febriani Azra Zahra Cintami Bang, Fredi Kristian Berly, Uria Angkasa Cindy Elysa Dandi Anggoro Aji Dang Syaras Ahmad, Dang Syaras Daryono Daryono, Daryono Dea Adella Dhemas Pawae, Resky Dwiv Ayani, Kadek Dristiana Dwivayani, Kadek Dristiana Eliyya Mursyida Erawan, Faishal Arif Fajar Ade Putra Farmawati, Windie Karina Febrillia Evitasari Fikran H, Moh Firdausi, Hilda Annisa Nur H Abdullah Karim Hananah, Najahatul Herliani, Ade Hidayah, Ahmad Hilda Annisa Nur Firdausi Inda Fitryarini Irhamurrahman, Muhammad Johan Fredrik Riedel Thomas Joshua, Wang Kadek Dristiana Dwivayani Kamsiah Kamsiah Karim, H Abdullah Karimuddin Abdullah Lawang Kezia Arum Sary Khansa Yumna Abiyyu Kheyene Molekandella Boer Kristian, Dony Mazaya, Hisyam Ihsan Miftakhur Rohmah, Miftakhur Muchlis Muchlis Muhammad Faisal Muhammad Hendi Al Ishar Muhammad Irhamurrahman Muhammad Rizky Aidil Fitri Muhammad Sadam Usdin Muhammad, Harry Isra Najahatul Hananah Noor, M. Fauzan Noor, Mohammad Fauzan Novyan Lusiyana Nur Amelia Oktaviany Nurhaliza, Jihan Nurhayai, Nurhayai Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Octavia, Ananda Gamas Oktaviany, Nur Amelia Pertiwi, Hanna Purwanti, Silviana Putri, Sherly Maylinda Rahayu, Diah Rahmawati, Alia Rahmawati, Rahmawati Randy Surya Putra Ratna Rintaningrum, Ratna Rifqy Wardana Rizaldy Rizaldy Rizaldy, Rizaldy Rohimah, Ainun Ni'Matu Rohmah, Ainun Nimatu Rohmah, Ainun Ni’Matu Salsabila, Unik Hanifah Samuel Hot Anugrah Simanjuntak Samuel Sari, Adinda Yuriza Permata Sary, Kezia Arum Satria Adi Pradana Sri Irawati Sucipta, Johantan Alfando Wikandana Sulitianna Sulitianna Sulitianna, Sulitianna Sy. Nurul Syobah Syafi'i, Abdullah Tirta Yoga Wahab, Annisa Patricia Wesa Nurrahim, Irsalinda Wira bharata WS, Johantan Alfando WS Yana Ulfah Yulistiawan, Tasyadilla Nur Azmi Zainal Arifin Zamruddin, Mardliya Pratiwi Zani, Benny Novico Zidani Abdillah, Achmad Faroq Ziya Ibrizah