Nurul Baeti
Universitas PGRI Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Teknologi Informasi sebagai Sumber Pembelajaran di Sekolah Dasar dan Implikasinya terhadap Dukungan Orang Tua Nurul Baeti; Ngatmini Ngatmini; Iin Purnamasari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7g8eqt95

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong integrasi perangkat digital sebagai sumber pembelajaran utama di sekolah dasar, termasuk di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons orang tua terhadap integrasi teknologi informasi sebagai sumber belajar dan implikasinya terhadap dukungan orang tua dalam mendampingi anak. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap orang tua siswa yang aktif mendampingi kegiatan belajar digital anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi telah menjadi sumber belajar dominan melalui pemanfaatan smartphone, internet, video pembelajaran, dan aplikasi edukasi yang mampu meningkatkan motivasi serta kemandirian belajar siswa. Namun, penggunaan tanpa pengawasan optimal memunculkan risiko penyalahgunaan gawai. Dukungan orang tua terwujud dalam penyediaan fasilitas digital, pendampingan akses konten edukatif, pengawasan waktu dan aktivitas, serta pemberian motivasi. Kendati demikian, rendahnya literasi digital orang tua menjadi hambatan serius, terutama bagi mereka yang kurang familier dengan teknologi. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi mendorong pergeseran peran orang tua dari penyedia kebutuhan belajar konvensional menjadi pendamping digital. Hal ini menuntut peningkatan kapasitas literasi digital orang tua dan penguatan komunikasi antara sekolah dan keluarga melalui program edukasi digital terstruktur. Kolaborasi sinergis kedua pihak menjadi kunci agar penggunaan teknologi informasi sebagai sumber belajar berlangsung aman, efektif, dan berkelanjutan, sehingga benar-benar mendukung peningkatan kualitas pembelajaran siswa sekolah dasar.
Analisis Respon Orang Tua Terhadap Integrasi Teknologi Informasi Sebagai Sumber Belajar Siswa Di Sekolah Dasar Di Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal Nurul Baeti; Ngatmini Ngatmini; Iin Purnamasari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus (Inprogress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cpjwq404

Abstract

Integrasi teknologi informasi sebagai sumber pembelajaran di sekolah dasar telah mengubah paradigma pendidikan dan menuntut keterlibatan orang tua secara lebih intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons orang tua terhadap penggunaan teknologi informasi sebagai sumber belajar siswa serta implikasinya terhadap pola dukungan yang diberikan, dengan lokasi penelitian di beberapa sekolah dasar di Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data digali melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan orang tua, guru, dan kepala sekolah sebagai subjek. Hasil kajian menunjukkan bahwa respons orang tua terpolarisasi ke dalam dua kutub utama. Respons positif muncul dari pengakuan bahwa teknologi mempercepat akses informasi, meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar anak, serta mempermudah komunikasi dengan guru. Sebaliknya, respons negatif didominasi oleh kekhawatiran terhadap kecanduan gawai, penurunan interaksi sosial, dan paparan konten tidak sesuai usia. Kedua respons tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi digital, kondisi ekonomi, dan pengalaman orang tua dengan teknologi. Peran orang tua pun bergeser menjadi fasilitator, mediator, dan supervisor digital. Respon negatif muncul karena kekhawatiran terhadap dampak penggunaan teknologi seperti kecanduan gadget dan paparan konten negatif Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran berbasis teknologi di jenjang dasar memerlukan kolaborasi erat antara sekolah dan keluarga melalui program peningkatan literasi digital bagi orang tua. Dengan demikian, ekosistem belajar digital yang aman dan produktif dapat terwujud secara berkelanjutan.