Penelitian ini mengkaji implementasi program “Cahaya Dhuha” dalam membentuk kedisiplinan ibadah anak usia dini di RA Sunan Ampel 02. Program ini dirancang sebagai kegiatan pembiasaan yang terstruktur untuk menanamkan praktik ibadah sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembiasaan ibadah melalui program tersebut serta menganalisis perannya dalam pembentukan karakter anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara rutin dan terstruktur, mulai dari wudhu, pembacaan niat, pelaksanaan sholat dhuha, hingga doa bersama. Proses pembiasaan ini mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran spiritual pada anak. Anak menunjukkan respon positif berupa keterlibatan aktif, peningkatan kemampuan menghafal doa, serta pemahaman tahapan ibadah. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan ketenangan emosi, optimisme, rasa syukur, dan kepercayaan diri anak melalui kegiatan yang dilakukan secara berulang dan terarah. Meskipun terdapat kendala keterbatasan ruang, dukungan orang tua menjadi faktor pendukung keberhasilan program. Kesimpulannya, program “Cahaya Dhuha” efektif sebagai media pembiasaan ibadah dalam mengintegrasikan nilai religius dan pembentukan karakter anak usia dini.