Rosalia Ananta
Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekontruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai, Akhlak, dan Peradaban Iyad Suryadi; Neni Sriyani; Rosalia Ananta
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7681

Abstract

Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, termasuk pada bidang pendidikan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai persoalan, seperti melemahnya nilai-nilai moral, meningkatnya individualisme, serta tantangan dalam mempertahankan identitas keislaman di tengah arus modernisasi. Di sisi lain, pendidikan Islam masih menghadapi berbagai kendala, antara lain pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum, dominasi pendekatan pembelajaran yang bersifat teoritis, serta belum optimalnya penguatan  karakter dalam proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi pemikiran pendidikan Islam yang berlandaskan nilai, akhlak, dan peradaban sebagai strategi dalam menjawab tantangan era global. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui kajian terhadap berbagai literatur pendidikan Islam klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam perlu dikembangkan melalui penguatan nilai-nilai spiritual, pembentukan akhlak sebagai inti pendidikan, serta pengembangan wawasan peradaban yang berorientasi pada kemajuan umat. Implementasi gagasan tersebut dapat diwujudkan melalui kurikulum yang integratif, pembelajaran yang holistik, lingkungan pendidikan yang kondusif, serta pemanfaatan teknologi yang berlandaskan etika dan nilai-nilai Islam. Rekonstruksi pendidikan Islam yang demikian diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, kepedulian sosial, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat berfungsi sebagai sarana pembentukan insan yang berkarakter sekaligus berkontribusi dalam pembangunan peradaban yang berkelanjutan
PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI INSTRUMEN DAKWAH DAN URGENSI PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL DI LINGKUNGAN MADRASAH Ahmad Khori; Deni Suhendar; Rosalia Ananta
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15775

Abstract

The growth of data technology has shifted the landscape for disseminating religious values ​​to cyberspace. Social media has now transformed into a new public space where massive contestation of religious thought takes place. Madrasahs, as formal Islamic learning institutions, hold both a strategic position and significant challenges in responding to this phenomenon. This article aims to analyze the strategic position of social media as a modern da'wah instrument and to identify the urgency of developing digital literacy in madrasahs. Using a library research methodology, this article finds that social media offers flexibility, interactivity, and broad reach for the dissemination of Islamic values, a blessing for all the worlds. However, the effectiveness of this digital da'wah is severely threatened by the proliferation of religious hoaxes, radicalism, the commodification of religion, and the erosion of religious authority online. Therefore, the development of comprehensive digital literacy (encompassing skills, culture, ethics, and digital security) for educators and students in madrasahs is urgent to build a moral defense barrier, uphold the ethics of tabayyun (religious self-discipline), and empower madrasahs from consumers to producers of enlightening da'wah content.