Djupri Juma Pabeta
Universitas Islam Makassar

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KINERJA TURBIN CROSSFLOW TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN CROSSFLOW Muh Irham Maulana .S; Djupri Juma Pabeta; Muhammad Syafrun
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan dalam pengembangan pembangkit listrik di Indonesia masih lebih banyak bergantung pada bahan bakar fosil. Penipisan stok energi fosil mendorong pengembangan pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi non-fosil. Salah satu bagian dari energi bauran adalah energi air, yang memiliki potensi kapasitas yang tidak terbatas di Indonesia. Salah satu langkah yang telah diambil adalah menggunakan energi air untuk menggerakkan turbin. Dalam proses ini, energi kinetik air diubah menjadi energi mekanik saat air menggerakkan roda turbin. Energi mekanik tersebut kemudian diubah menjadi energi listrik melalui generator.Metode Penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan Turbin Crossflow, dengan variasi pembukaan katup 30°, 35°, dan 40°. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil yang didapatkan adalah debit air mengalami kenaikan berdasarkan pembukaan katup yaitu katup 30° 0,0187 m3/s, katup 35° 0,0229 m3/s, dan katup 40° 0,0287 m3/s. Daya air mengalami kenaikan yaitu katup 30° 211,15 Watt, katup 35° 258,07 Watt, katup 40° 323,65 Watt. Daya turbin mengalami kenaikan yaitu katup 30°, 73,69 Watt, katup 35° 81,00 Watt, katup 40° 86,25 Watt. Dan efisiensi mengalami penurunan yaitu katup 30° 0,35 %, katup 35° 0,31 %, katup 40° 0,27 %.
MODIFIKASI MESIN PERAJANG PISANG DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK Muh. Arya Aswatul Aswar; Darmulia; Djupri Juma Pabeta
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2020, tercatat bahwa hasil produksi pisang yang ada di sulawesi selatan mencapai 1.424.924 quintal/157,07 ton tanaman pisang. Para industri kecil umumnya masih menggunakan tenaga manusia untuk membantu mengiris pisang dengan alat perajang sederhana dan manual sehingga memperlama proses pengirisan pisang, masyarakat juga belum terlalu paham tentang alat perajang pisang ini dan tingkat efisiensi alat yang masih kurang. Beberapa studi terdahulu yang terkait dengan alat perajang pisang yang pernah ada masih relatif mahal dan proses pembersihan/maintenance yang terlihat dari konstruksi corong yang paten menyulitkan untuk dilakukan pembersihan pada bagian dalam corong dan mata pisau. Untuk itu perlu desain ulang agar proses perajangan pisang lebih optimal. Adapun tujuan dari penulisan proposal ini adalah sebagai berikut: Merancang dan membuat mesin perajang pisang, mengetahui rata-rata hasil rajangan. Prinsip kerja mesin ini adalah dari tenaga motor listrik yang dinyalakan akan menggerakan pulley 1 dari pulley 1 v-belt berputar menggerakan pulley 2 dipindahkan keporos yang dihubungkan kepisau pengiris pisang yang mampu menghasilkan irisan bulat dan memanjang. Tentunya kami ingin membuat mesin ini bisa lebih efisien dibanding mesin perajang pisang lainnya . Hasil dari mesin perajang pisang ini tidak hanya terlihat pada kapasitas produksi yang besar saja, melainkan juga rancangan/konstruksi mesin yang mudah untuk dilakukan proses pembersihan setelah mesinnya digunakan.
APLIKASI REFRIGERAN R-404A UNTUK MENGANALISA UNJUK KERJA SISTEM PENDINGIN PADA VARIASI PUTARAN KIPAS EVAPORATOR Muhammad Nasrul Saidhan; Djupri Juma Pabeta; Fadhli Rahman
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 4 No. 01 (2026): Volume 4, No 1, April, 2026
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin pendingin kini semakin penting untuk menjaga kualitas bahan makanan melalui proses pendinginan yang mencegah perkembangan mikroorganisme. Efisiensi sistem ini sangat bergantung pada perpindahan panas yang dilakukan oleh refrigeran melalui komponen utama seperti kompresor, kondensor, katup ekspansi, dan evaporator. Variasi kecepatan aliran udara pada evaporator diketahui dapat mempengaruhi penyerapan kalor dan beban kerja kompresor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa unjuk kerja sistem pendingin yang menggunakan refrigeran R-404a dengan variasi putaran kipas evaporator pada posisi low (750 rpm), medium (1500 rpm), dan high (3000 rpm). Fokus penelitian adalah untuk menentukan putaran kipas yang optimal guna mencapai kinerja mesin yang maksimal pada unit cold room. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar menggunakan mesin pendingin cold room 3 PK. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan dan temperatur pada berbagai titik siklus pendinginan, serta pengukuran arus listrik kompresor. Analisis dilakukan dengan menghitung kerja kompresor, laju aliran kalor kondensasi dan evaporasi, serta Coefficient of Performance (COP) aktual maupun ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan putaran kipas evaporator memberikan pengaruh signifikan terhadap performa sistem. COP aktual rata-rata tertinggi dicapai pada posisi high (3000 rpm) sebesar 1,79, diikuti posisi medium (1500 rpm) sebesar 1,60, dan posisi low (750 rpm) sebesar 1,51. Selain itu, kerja kompresor terendah ditemukan pada putaran high (0,44 kJ/s) dibandingkan pada posisi low (0,7 kJ/s), yang menunjukkan bahwa putaran kipas yang lebih tinggi membuat kerja kompresor menjadi lebih ringan. Variasi putaran kipas evaporator berpengaruh langsung terhadap unjuk kerja mesin pendingin. Putaran kipas posisi high (3000 rpm) merupakan pengaturan yang paling optimal karena menghasilkan efisiensi dan nilai COP tertinggi serta beban kerja kompresor yang paling rendah bagi sistem pendingin cold room yang menggunakan refrigeran R-404a.
MODIFIKASI KOMPRESOR KULKAS MENJADI POMPA ANGIN Kusnadi; Djupri Juma Pabeta; Suhardi Hafid
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 4 No. 01 (2026): Volume 4, No 1, April, 2026
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah elektronik seperti kompresor kulkas bekas dapat diatasi melalui rekayasa ulang yang berorientasi pada pemanfaatan kembali komponen bernilai guna. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses modifikasi kompresor kulkas menjadi pompa angin serta menganalisis efisiensi energinya. Metode penelitian meliputi tahap perancangan, perakitan, dan pengujian dengan durasi waktu 300 detik dan 600 detik. Parameter yang diamati mencakup tekanan udara, volume udara, tegangan, arus listrik, daya listrik, dan efisiensi sistem. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan daya udara secara konsisten seiring waktu, meskipun diikuti dengan kenaikan konsumsi daya listrik. Efisiensi energi sistem relatif stabil dan menunjukkan tren peningkatan, mencerminkan konversi energi yang cukup baik. Keunggulan alat terletak pada desain yang ekonomis, peningkatan performa udara, dan efisiensi yang adaptif. Adapun kelemahan meliputi konsumsi daya tinggi serta tidak adanya sistem pendingin, yang dapat memengaruhi kinerja jangka panjang. Dengan demikian, alat ini dinilai layak untuk aplikasi ringan dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut guna meningkatkan efisiensi serta ketahanan operasional.