Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Fintech Syariah: Peluang Baru Dalam Ekonomi Digital Aira Salsabila
JACTA: Journal of Accounting and Tax Vol. 1 No. 2 (2023): JACTA: Journal of Accounting and Tax, January 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jacta.v1i2.1031

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam sektor keuangan global, termasuk di Indonesia. Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah munculnya financial technology (fintech) berbasis prinsip syariah yang menawarkan alternatif layanan keuangan yang inklusif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan inovasi fintech syariah sebagai peluang baru dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, analisis literatur, serta wawancara semi-terstruktur dengan praktisi fintech syariah dan akademisi ekonomi Islam. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech syariah memiliki potensi besar dalam meningkatkan inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan konvensional karena alasan prinsip agama. Inovasi dalam produk seperti peer-to-peer lending syariah, crowdfunding halal, dan pembayaran digital berbasis akad muamalah menjadi solusi keuangan yang etis dan transparan. Namun demikian, tantangan utama yang dihadapi meliputi aspek regulasi yang belum sepenuhnya adaptif, rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat, serta kebutuhan akan infrastruktur digital yang mendukung. Oleh karena itu, sinergi antara regulator, pelaku industri, dan akademisi diperlukan untuk mendorong pengembangan ekosistem fintech syariah yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami posisi strategis fintech syariah dalam memperkuat ekonomi digital berbasis nilai-nilai keadilan dan keberlanjutan.
Pengaruh Kesehatan Mental terhadap Prestasi Akademik Siswa Aira Salsabila
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, September 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v3i1.986

Abstract

Kesehatan mental merupakan faktor penting yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk prestasi akademik siswa. Dalam konteks pendidikan, siswa dengan kondisi mental yang baik cenderung lebih fokus, termotivasi, dan mampu mengelola stres akademik secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kesehatan mental terhadap prestasi akademik siswa tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 120 siswa dari tiga sekolah negeri di kota X yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala kesehatan mental yang mencakup indikator stres, kecemasan, dan depresi, serta data nilai rata-rata rapor sebagai indikator prestasi akademik. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan prestasi akademik siswa (p < 0,05), dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,62 yang menunjukkan korelasi positif sedang. Artinya, semakin baik kondisi kesehatan mental siswa, semakin tinggi pula prestasi akademik yang dicapai. Faktor stres dan kecemasan terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan depresi dalam menurunkan capaian akademik. Temuan ini menegaskan pentingnya peran sekolah dan lingkungan keluarga dalam mendukung kesehatan mental siswa, guna menciptakan iklim belajar yang sehat dan produktif. Dengan demikian, intervensi psikologis dan program pendampingan emosional di lingkungan sekolah sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kesejahteraan mental sekaligus prestasi belajar siswa.