Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM TANGGUNG RENTENG SEBAGAI INSTRUMEN MANAJEMEN RISIKO PEMBIAYAAN MIKRO DI PT PERMODALAN NASIONAL MADANI (PNM) MEKAAR Fitria Akibun; Iwan Lakoro; Moh Ramdhan Arif Kaluku; Regi Mokodongan; Fitriyanti Sahi
JISEF : Journal Of International Sharia Economics And Financial Vol 5 No 1 (2026): JISEF : Journal Of International Sharia Economics and Financial
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jisef.v5i1.2435

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the joint liability system in reducing non-performing loans and strengthening women’s economic empowerment within the PNM Mekaar program. The research employed a cross-sectional survey design involving 185 active respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using multiple linear regression and paired sample t-tests to examine the relationships among variables and changes in non-performing loan rates before and after the implementation of the system. The findings indicate that the joint liability system improved members’ repayment discipline by 87.6% and reduced the non-performing loan ratio from 8.3% to 2.1%. Social capital dimensions, including social networks, trust, and collective norms, were found to have a positive and significant effect on the system’s effectiveness (p < 0.05). In addition, financial literacy, mentoring quality, and consi stent supervision contributed to the program’s success. These findings highlight the importance of social capital in supporting microfinance sustainability and enhancing women’s economic empowerment.
Peran Badan Pemeriksaan Keuangan dalam Menilai Kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Iwan Lakoro; Fitria Akibun; Rahmadia O Ladawing; Sri Yestin Kaluku
Jurnal Akuntansi Neraca Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jan.v4i1.855

Abstract

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memiliki peran strategis dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara melalui fungsi pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah. Dalam pelaksanaan tugasnya, BPK berwenang menilai kewajaran laporan keuangan berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) guna memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penilaian kewajaran laporan keuangan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga menjadi mekanisme pengawasan publik dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BPK dalam menilai kewajaran laporan keuangan pemerintah serta kontribusinya terhadap peningkatan akuntabilitas dan transparansi keuangan negara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan narasumber yang relevan, studi pustaka, dan kajian literatur terhadap berbagai regulasi, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait pemeriksaan keuangan negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPK sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah melalui pemberian opini audit, rekomendasi perbaikan tata kelola, serta penguatan sistem pengendalian internal. Selain itu, hasil pemeriksaan BPK juga menjadi dasar evaluasi kinerja pengelolaan keuangan pemerintah dan instrumen penguatan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Manajemen Pajak Berbasis Teknologi Digital dan Mitigasi Risiko Sengketa: Pendekatan Preventif Dalam Tata Kelola Akuntansi Perpajakan Korporasi Fitria Akibun; Iwan Lakoro; Indah Cahyuni Umar; Marsya Napu
Jurnal Akuntansi Neraca Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jan.v4i1.856

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka kerja manajemen pajak berbasis teknologi digital untuk memitigasi risiko sengketa korporasi melalui penguatan tata kelola akuntansi perpajakan yang preventif dan integratif. Penelitian menggunakan metode systematic literature review terhadap 30 sumber ilmiah bereputasi periode 2018–2024 dengan pendekatan analisis isi dan perbandingan komparatif lintas yurisdiksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonsiliasi fiskal berkelanjutan yang terintegrasi dalam siklus akuntansi perusahaan berkontribusi signifikan dalam menurunkan potensi sengketa perpajakan melalui peningkatan akurasi pelaporan, transparansi transaksi, dan penguatan dokumentasi fiskal. Selain itu, implementasi teknologi Enterprise Resource Planning (ERP), kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan manajemen bukti elektronik terbukti meningkatkan kepatuhan pajak korporasi serta memperkuat efektivitas pengawasan internal perpajakan. Penelitian ini secara kritis mempertentangkan Teori Keagenan dengan Teori Stewardship untuk menunjukkan bahwa manajemen pajak yang transparan tidak semata dipandang sebagai tindakan oportunistik, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab fidusia dalam menjaga keberlanjutan dan nilai perusahaan jangka panjang. Kebaruan penelitian terletak pada pengembangan model “Mitigasi Preventif Digital” yang mengintegrasikan kontrol internal akuntansi dengan sistem pengawasan pajak berbasis teknologi digital sebagai standar baru tata kelola fiskal korporasi modern.