Anas Indratanaya
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOHABITASI SEBAGAI DELIK KESUSILAAN DALAM KUHP NASIONAL: TINJAUAN TEORI TUJUAN HUKUM GUSTAV RADBRUCH Anas Indratanaya; Yusuf Saefudin; Selamat Widodo; Rahtami Susanti
JPeHI (Jurnal Penelitian Hukum Indonesia) Vol 7, No 01 (2026): Jurnal Penelitian Hukum Indonesia (JPeHI)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jpehi.v7i01.1099

Abstract

ABSTRAK Pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 menandai pembaruan hukum pidana Indonesia yang berlandaskan nilai Pancasila dan nilai umum yang hidup dalam masyarakat. Salah satu pembaruan penting adalah pengaturan kohabitasi sebagai delik kesusilaan dalam Pasal 412 KUHP Nasional. Ketentuan ini mengatur perbuatan hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dan ditempatkan dalam kerangka perlindungan norma kesusilaan serta institusi keluarga. Pengaturan tersebut memunculkan diskursus mengenai batas legitimasi negara dalam mengatur moralitas publik serta relevansinya dengan tujuan hukum pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan delik kohabitasi dalam KUHP Nasional dan menilainya berdasarkan teori tujuan hukum Gustav Radbruch yang menekankan nilai keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriminalisasi kohabitasi mencerminkan orientasi perlindungan nilai moral dan keluarga, namun implementasinya memerlukan penegasan rumusan norma serta penerapan yang proporsional. Keseimbangan antara nilai keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum menjadi kunci agar pengaturan kohabitasi selaras dengan tujuan hukum pidana nasional.Kata kunci: Kohabitasi, KUHP Nasional, Kriminalisasi
Community Empowerment Through the Rasa Guna Group Program to Improve Self-Care Shafa Okta Salsabila; Aghiva Digvha Arryana; Qonita Qonita; Alif Nuariyanto; Astinda Zian Pusparina; Amalya Rosita Omadi; Helsa Juwinda Erlanni; Muhammad Raffi Habibi; Anisa Anggun Kinasih; Syayidiahtun Ihda Nur Baeti; Anas Indratanaya; Arif Budiman; Alfato Yusnar Kharismasyah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 28 (2025): Proceedings of International Conference of Local Wisdom and Community Engagement (IC
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v28i.2020

Abstract

Stable mental health relate close with health physical and quality life. Arisan Rasa is innovation a community that combines regular meetings, sharing experience and education self-care in harmony culture local. This program give knowledge as well as moral and social support, encouraging Mother House stairs in Legoksayem Village For consistent apply self-care approach This become step beginning form a healthy, caring, and independent community. Participants consists of of 28 women age productive (35–45 years) with background education diverse and majority profession as Mother House stairs. The method used is experiment pseudo with design one group pre –post test desig . Analysis results using the Wilcoxon Signed Ranks Test shows existence improvement significant on the total value of participants after intervention (Z = -4.250; p = 0.000), which indicates difference meaningful between score pre-test and post-test. Evaluation through observation and interviews support findings this, with majority participant report improvement knowledge, skills, and habits self-care. This program proven give impact positive to empowerment society and can become an intervention model health at the level village. Awareness that self-care is investment for welfare self and family become key change behavior. Sustainability practice This need support community, family, and government villages so that self-care becomes part style live, impact positive on health physical, mental, and quality life.