Rahmi Pratiwi
Universitas Negeri Padang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Science Mapping Research on Career Guidance for Junior High School Students: A Bibliometric Analysis from Scopus Database (2019–2025) Laila Purwaningsih; Abna Hidayati; Jasrial Jasrial; Rahmi Pratiwi; Anggi Prasetia
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 7 No. 2 (2026): February-May
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v7i2.2124

Abstract

Global social changes, the intensive digitalization of educational practices following the COVID-19 pandemic, and the increasing demand for student readiness for professional careers have substantially driven the advancement of career guidance (CG) research. This scientific inquiry seeks to describe the epistemological framework, developmental trajectories, and scientific dynamics of career guidance research using a bibliometric methodology grounded in science mapping techniques. The investigation uses Scopus-indexed publications from 2019 to 2025, which are analyzed using quantitative bibliometric methods and network visualization facilitated by VOSviewer software. The analysis reveals that CG publications exhibit an S-shaped logistic growth pattern, suggesting an early acceleration phase. Publication rates were modest from 2019 to 2021 but surged sharply from 2022 to 2025, driven by growing global interest in technology-based career guidance services. Citation analysis indicates that scientific impact peaked in 2022, with the subsequent decline attributed to a citation lag rather than a decline in research quality. Projections indicate a saturation point of approximately 4,020 documents, with peak production anticipated at approximately 180 publications annually in 2035. The dataset comprises 34,476 references, highlighting the strong theoretical foundations of the CG field and its multidisciplinary scope. Thematic mapping illustrates three main categories: psychological dimensions of counseling, learner-centered education, and the integration of technology into career services. These results demonstrate that career guidance (CG) research is a nascent domain ripe for theoretical and methodological investigation. In summary, this study provides strategic insights into the development of career guidance scholarship and the adaptive development of career services in response to the demands of 21st-century education.
Mapping Trends, Research Gaps, and Future Directions of PBL-Based Cybersecurity Literacy E-Modules: A Bibliometric Analysis Anggi Prasetia; Rayendra Rayendra; Zelhendri Zen; Rahmi Pratiwi
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i4.3111

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah meningkatkan kebutuhan akan literasi keamanan siber di kalangan remaja, khususnya dalam sistem pendidikan formal. Meskipun perhatian akademis semakin meningkat, integrasi pendidikan keamanan siber dengan pendekatan pedagogis terstruktur seperti Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam desain modul digital masih terfragmentasi. Studi ini menggunakan analisis bibliometrik untuk memetakan tren penelitian, struktur konseptualisasi, dan jaringan ilmiah yang terkait dengan literasi keamanan siber, PBL, dan modul digital di pendidikan menengah dari tahun 2015 hingga 2025. Data diambil dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan VOSviewer dan Bibliometrix untuk memeriksa pertumbuhan publikasi, pola sitasi, kemunculan bersama kata kunci, jaringan kolaborasi, dan pengelompokan tematik. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil penelitian selama dekade terakhir, dengan tema dominan yang berpusat pada keamanan siber teknis, pendidikan keamanan siber, dan teknologi pembelajaran digital. Namun, integrasi eksplisit PBL dalam pengembangan e-modul yang terstruktur untuk remaja masih terbatas. Hasil penelitian menggambarkan gambaran konseptual antara konten keamanan siber teknis dan desain pedagogis aktif. Studi ini memberikan kontribusi secara teoritis dengan pemetaan lanskap intelektual bidang tersebut dan secara praktis dengan mengidentifikasi arah strategi untuk mengembangkan modul literasi elektronik keamanan siber yang berorientasi pada masalah dan berlandaskan konteks untuk pendidikan menengah.