Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digital Transformation in Primary Healthcare Services: An Analysis of Telemedicine Effectiveness on Access and Quality of Public Health Services Yuni Vivi Santri P; Susi Amenta Beru Perangin-angin; Nona Try Agista
Journal of Public Health Indonesian Vol. 3 No. 1 (2026): MAY - JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/fecj4291

Abstract

Digital transformation has fundamentally reshaped the delivery of primary healthcare services globally, with telemedicine emerging as a pivotal mechanism for expanding access and improving service quality. The COVID-19 pandemic served as a critical inflection point, accelerating telemedicine adoption across diverse healthcare systems. Objective: This study aims to analyze the effectiveness of telemedicine in enhancing access to and quality of primary healthcare services through a systematic review of existing literature. Methods: A comprehensive literature review was conducted using peer-reviewed articles published between 2021 and 2025. A total of 40 studies were identified and analyzed across dimensions of healthcare access, service quality, patient satisfaction, clinical outcomes, and implementation barriers. Results: Telemedicine significantly improved geographic access to care, particularly in rural and underserved communities. Clinical quality indicators were largely comparable to in-person care, with notable benefits in chronic disease management, follow-up care, and patient engagement. However, disparities persisted among elderly populations, low-income groups, and regions with limited digital infrastructure. Conclusion: Telemedicine represents an effective and scalable approach to primary healthcare transformation, though its equitable implementation requires targeted policy interventions addressing digital literacy, infrastructure, and regulatory frameworks
Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Bidang Dalam Pendokumentasian Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau Yuni Vivi Santri P; Nurhamida Fithri; Pratiwi Lumbantobing
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13102

Abstract

Kinerja bidan adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan bidan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Salah satu upaya menurunkan AKI dengan meningkatkan kinerja pelayanan kebidanan. Dokumentasi kebidanan mempunyai porsi besar dalam catatan klinis pasien yang menginformasikan situasi tertentu selama asuhan kebidanan. Buku KIA merupakan alat bukti pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh dan berkesinambungan yang dipegang oleh ibu. Studi pendahuluan yang dilakukan peneliti 10 buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau masih ada buku KIA yang pengisiannya belum lengkap. Tujuan penelitian mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau. Jenis penelitian deskriptif desain cross sectional. Populasi adalah berjumlah 20 orang, Sampel adalah total populasi. Variabel independen peneltian; pengetahuan, sikap, keterampilan, motivasi kerja, sistem kompensasi, beban kerja dan iklim kerja. Variabel dependen; kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik bidan sebagian besar umur 20-30 tahun 55%, masa kerja 1-10 tahun 80% dan pendidikan terakhir tamat D3 95%. Pengetahuan baik 65%, motivasi baik 65%, sikap positif 75%, beban kerja baik 85%, keterampilan baik 75%, sistem kompensasi baik 70%, iklim kerja baik 55% dan kinerja bidan baik 70%. Ada pengaruh pengetahuan (p value : 0,007), sikap (p value : 0,000), keterampilan (p value : 0,014), motivasi (p value : 0,007) dan beban kerja (p value : 0,018) terhadap kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA. Namun tidak ada pengaruh sistem kompensasi (p value : 0,613) dan iklim kerja (p value : 0,119) terhadap kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA