Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Gaya Hidup Halal terhadap Preferensi Konsumen dalam Memilih Produk Ritel Syariah Riana Tirsya; A. Rasikhu Z. Haramain
Student Scientific Creativity Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Student Scientific Creativity Journal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sscj-amik.v4i3.6140

Abstract

This study aims to analyze the influence of a halal lifestyle on consumer preferences in selecting Sharia-compliant retail products. The study employed a Systematic Literature Review method, reviewing various empirical and conceptual studies published between 2017 and 2025. The analysis focused on the relationship between halal awareness, religiosity, ethical consumption values, and Muslim consumer behavior in making choices about Sharia-compliant retail products and services. The results indicate that a halal lifestyle is viewed not only as a form of compliance with Islamic law but also as a social identity and a modern consumption pattern that influences consumer purchasing decisions. Consumers with high levels of halal awareness and religiosity tend to have a greater preference for Sharia-compliant retail products that guarantee halal certification, quality, transparency, and ethical values ​​in their business processes. Furthermore, trust, Islamic brand image, and marketing strategies based on Islamic values ​​contribute to strengthening consumer loyalty to Sharia-compliant retail. This research provides managerial implications for Sharia-compliant retail businesses to develop innovative, educational, and tailored marketing strategies to meet the halal lifestyle needs of modern Muslims.
Strategi Ekspansi Bisnis Ritel Syariah Dalam Menghadapi Dinamika Pasar Modern Shidik Mahmudi; A. Rasikhu Z. Haramain
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1025

Abstract

Pertumbuhan industri halal global dalam satu dekade terakhir telah membuka peluang strategis bagi pengembangan bisnis ritel syariah, khususnya di negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia. Ekspansi ritel syariah tidak lagi dipahami sekadar sebagai perluasan jaringan distribusi, melainkan sebagai proses integratif yang menggabungkan kepatuhan terhadap prinsip syariah, profesionalisme manajerial, dan inovasi pemasaran modern. Dalam konteks ini, strategi ekspansi harus mempertimbangkan interaksi antara nilai religius konsumen, faktor utilitarian seperti kualitas dan harga, serta dimensi kepercayaan yang dibangun melalui sertifikasi halal dan perlindungan konsumen pasca pembelian. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis strategi ekspansi bisnis ritel syariah berdasarkan sintesis teori pemasaran modern dan ekonomi Islam, serta mengkaji relevansinya dalam menghadapi dinamika pasar digital dan kompetisi global. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan metode kualitatif-deskriptif, yang mengintegrasikan konsep segmentasi pasar, value proposition, omnichannel, serta prinsip maqāṣid al-sharī‘ah dalam kerangka ekspansi berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan ekspansi ritel syariah tidak hanya ditentukan oleh identitas halal, tetapi juga oleh kualitas produk, konsistensi layanan lintas kanal, transparansi rantai pasok, serta jaminan perlindungan konsumen yang mampu menurunkan risiko persepsian. Dengan demikian, ekspansi yang berorientasi pada kepercayaan dan keadilan berpotensi menciptakan loyalitas jangka panjang dan daya saing berkelanjutan dalam pasar modern
Consumer Confidence, Islamic Msme Financing, Inflation, Ramadan, And Real Sales: ARDL Hary Yuda Prasetia; A. Rasikhu Z. Haramain
Student Scientific Creativity Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Student Scientific Creativity Journal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sscj-amik.v4i2.6141

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Consumer Confidence Index, Islamic MSME financing, inflation, and Ramadan on the Real Sales Index in Indonesia. The study uses monthly data from January 2022 to June 2025 obtained from Bank Indonesia, the Central Statistics Agency, and Islamic Banking Statistics published by the Financial Services Authority. The analysis method used is Autoregressive Distributed Lag (ARDL) because the results of the Augmented Dickey-Fuller stationarity test indicate a combination of integration orders I(0) and I(1), with no variables integrated at order I(2). Based on the criteria for selecting the best model, the ARDL(3,2,1,2,3) model was obtained. The results of the bounds test indicate a long-term relationship between variables with an F-statistic value of 4.592, which is greater than the upper bound value at the 5 percent significance level. In the long term, the Consumer Confidence Index, Islamic MSME financing, and inflation have a negative and significant effect on the Real Sales Index. Meanwhile, the Ramadan variable is proven to have a positive and significant effect on increasing real sales. The results of this study indicate that consumer psychological factors, monetary conditions, and religious momentum play a significant role in shaping the dynamics of public consumption in Indonesia. Furthermore, diagnostic tests demonstrate that the research model is free from autocorrelation and heteroscedasticity and exhibits a good level of stability, making it suitable for use as a basis for economic analysis and policy formulation.
Model Penguatan Kepatuhan Syariah Pada Bisnis Retail Syariah Berbasis Karakter Kenabian: Integrasi Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah Abu Riza Zulkarnaen; A. Rasikhu Z. Haramain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11332

Abstract

Sharia retail business should not be reduced to the sale of halal products. It must be developed as a business ecosystem that integrates halal assurance, valid contracts, truthful information, fair pricing, consumer protection, trustworthy governance, and innovation aligned with the objectives of Islamic law. This article aims to formulate a prophetic character-based model for strengthening sharia compliance in sharia retail business by integrating shiddiq, amanah, tabligh, and fathanah. This study employs qualitative library research using a normative-conceptual approach. Primary data are derived from the Qur’an, hadith, Islamic commercial jurisprudence, Islamic business ethics literature, DSN-MUI fatwas, and halal product assurance regulations. Secondary data are obtained from books, scholarly journals, global Islamic economy reports, and contemporary studies on halal value chain, digital retail, and consumer protection. The findings show that shiddiq functions as the foundation of truthful product information, pricing, promotion, and halal claims; amanah serves as the basis of trust governance, consumer protection, data management, and business responsibility; tabligh functions as a principle of transparent, educational, and non-manipulative communication; while fathanah serves as strategic intelligence in innovation, risk management, sharia audit, and retail digitalization. This article proposes a “Prophetic Sharia Retail Model” consisting of four character pillars, eight compliance areas, twelve operational indicators, and practical SOP recommendations. The model is expected to assist Muslim retailers in building businesses that are not only halal by label, but also valid in contract, fair in transaction, trustworthy in service, and beneficial in social impact.
Transformasi Ritel Syariah di Era Digital: Model Sharia Digital Retail Ecosystem (SDRE) sebagai Strategi Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah di Indonesia Syamsudin Syamsudin; A. Rasikhu Z. Haramain
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1196

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap industri ritel secara global, termasuk sektor ritel syariah di Indonesia. Perkembangan teknologi digital, perubahan perilaku konsumen, serta meningkatnya persaingan bisnis menuntut pelaku ritel syariah untuk melakukan inovasi agar tetap kompetitif tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan, prospek, dan strategi pengembangan ritel syariah di era digital melalui pendekatan Islamic Digital Ecosystem. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, buku, regulasi, dan laporan lembaga nasional maupun internasional yang relevan dengan digitalisasi ritel syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama pengembangan ritel syariah meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, meningkatnya persaingan dengan platform digital global, perubahan perilaku konsumen, serta belum optimalnya integrasi ekosistem halal berbasis digital. Di sisi lain, perkembangan teknologi finansial syariah, meningkatnya populasi Muslim, dukungan pemerintah terhadap ekonomi syariah, serta pesatnya perkembangan perdagangan elektronik membuka peluang yang besar bagi penguatan daya saing ritel syariah. Penelitian ini menawarkan konsep Islamic Digital Ecosystem sebagai model integratif yang menghubungkan ritel syariah, halal supply chain, Islamic fintech, digital payment, serta tata kelola berbasis maqāṣid al-syarī‘ah. Model tersebut diharapkan mampu memperkuat transformasi digital ritel syariah yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan, keadilan, dan kemaslahatan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan model transformasi digital ritel syariah sekaligus menjadi rekomendasi bagi regulator, pelaku usaha, dan akademisi dalam membangun ekosistem ritel syariah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Pemasaran dan Branding Syariah Pada Bisnis Retail Modern Syaiful Bachri; A. Rasikhu Z. Haramain
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1340

Abstract

Perkembangan bisnis retail modern di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat seiring dengan transformasi digital, perubahan perilaku konsumen, dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal. Kondisi ini mendorong pentingnya penerapan strategi pemasaran dan branding yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada pembangunan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Pemasaran dan branding syariah hadir sebagai pendekatan bisnis yang mengintegrasikan strategi pemasaran modern dengan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, amanah, transparansi, dan tanggung jawab sosial. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis konsep pemasaran dan branding syariah serta relevansinya dalam pengembangan bisnis retail modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui pengkajian buku, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemasaran dan branding syariah mampu meningkatkan citra merek, kepercayaan, dan loyalitas konsumen Muslim. Selain itu, perkembangan halal lifestyle, besarnya pasar Muslim Indonesia, serta dukungan teknologi digital memberikan peluang yang besar bagi pengembangan retail syariah. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai syariah dalam strategi pemasaran dan branding dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi bisnis retail modern di era digital.