Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deforestasi dan Kerentanan Ekonomi; Analisis Sosioedukatif terhadap Masyarakat Terdampak Bencana Alam di Sumatera Muhammad Bambang Purwanto; Hatidah Hatidah; RA Rodia Fitri Indriani; Elvi Rahmi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1574

Abstract

Deforestasi yang meningkat dalam dua dekade terakhir telah memperburuk kerentanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak deforestasi terhadap kesejahteraan masyarakat, mengidentifikasi peran pendidikan lingkungan dalam membangun kesadaran ekologis, serta merumuskan strategi sosioedukatif untuk memperkuat ketahanan ekonomi berbasis konservasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan masyarakat terdampak, pendidik, dan relawan lingkungan di Kabupaten Solok, Agam, dan Pesisir Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap laporan pemerintah dan lembaga lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi menyebabkan hilangnya mata pencaharian utama masyarakat hutan, penurunan produktivitas pertanian, serta peningkatan pengangguran di wilayah pedesaan. Namun, muncul berbagai inisiatif pendidikan berbasis komunitas seperti Sekolah Alam dan Sekolah Hijau yang berhasil meningkatkan kesadaran ekologis generasi muda dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam konservasi. Kolaborasi antara sekolah, LSM, dan pemerintah juga melahirkan inovasi ekonomi hijau seperti agroforestri dan ekowisata yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan sosioedukatif berperan sebagai katalis dalam transformasi sosial-ekologis dan ekonomi masyarakat. Diperlukan penguatan kebijakan pendidikan lingkungan dan program pemberdayaan berbasis komunitas untuk mencapai keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi dan kelestarian hutan secara berkelanjutan