Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Manajemen Aset dan Liabilitas dalam Meningkatkan Ketahanan Likuiditas Bank Syariah di Era Digital Banking Nurhasim Nurhasim; Irman Nofal; Yani Aguspriyani
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1576

Abstract

Penelitian ini menganalisis optimalisasi Asset and Liability Management (ALMA) dalam memperkuat ketahanan likuiditas bank syariah di era digital, dengan studi kasus pada PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Penelitian ini memiliki enam tujuan utama, di antaranya mengidentifikasi tantangan likuiditas digital, menganalisis strategi optimalisasi struktur aset dan liabilitas melalui layanan digital, serta mengevaluasi ketahanan likuiditas BSI dalam skenario stres digital. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus dengan sumber data berasal dari laporan tahunan BSI, regulasi OJK, dan literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI berhasil mentransformasi manajemen ALMA melalui program RASS, modernisasi core banking, pemanfaatan RPA, dan penguatan keamanan siber. Keberhasilan ini tercermin pada pertumbuhan DPK sebesar 15,66% dengan komposisi CASA mencapai 59,48%, serta pertumbuhan pembiayaan 12,65% dengan NPF terjaga di level 1,84%. Selain itu, implementasi LCR dan NSFR BSI telah bergerak konsisten menuju angka 100%. Meski demikian, hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan instrumen likuiditas syariah digital dan risiko digital bank run. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan regulatory sandbox untuk instrumen likuiditas berbasis blockchain, penguatan sistem peringatan dini berbasis AI, perluasan ekosistem BYOND, peningkatan literasi keuangan syariah digital secara masif, serta pembentukan tim khusus manajemen ALMA digital.
Optimalisasi Instrumen Keuangan Sosial Islam dan Fintech Syariah dalam Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan Ekonomi Ilham Rakha Aldias Ramadhan; Mohammad Setiawan Budi; Irman Nofal; Nurhasyim; Natasya Putri
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 12 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v12i3.19690

Abstract

This study examines the effect of zakat and sharia fintech on poverty in Indonesia. The study employs a quantitative approach using quarterly time-series data from 2015Q1 to 2025Q4. Data were analyzed using multiple linear regression supported by stationarity and cointegration tests. Poverty is the dependent variable, while zakat and sharia fintech are independent variables. The results show that both zakat and sharia fintech have a negative and significant effect on poverty. The findings indicate that zakat contributes to poverty reduction by redistributing income and empowering individuals. At the same time, sharia fintech supports financial inclusion by expanding access to financial services and financing opportunities, particularly for micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Furthermore, the cointegration test confirms the existence of a long-term relationship among the variables. These results highlight the importance of integrating Islamic social finance and digital financial innovation to support sustainable poverty reduction in Indonesia.