Siti Rahayu
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

English Weekend Day: Program Penguatan Kosakata dan Grammar Dasar bagi Siswa di Intership Exchange Tutorial and Language School Center, Padang Besar Thailand Munawarah Munawarah; Dinda Sakila; Siti Rahayu; Isra Risky Amanda
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v5i1.6366

Abstract

Kemampuan bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting dalam menghadapi era globalisasi, terutama bagi generasi muda yang dituntut mampu berkomunikasi secara efektif di tingkat internasional. Namun, dalam praktik pembelajaran bahasa Inggris masih ditemukan berbagai kendala, terutama keterbatasan penguasaan kosakata dan pemahaman grammar dasar yang berdampak pada rendahnya kemampuan komunikasi siswa. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada siswa yang mengikuti kegiatan belajar di Intership Exchange Tutorial and Language School Center, Padang Besar, Thailand. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui program English Weekend Day yang dilaksanakan pada akhir pekan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi observasi awal, perencanaan program pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran interaktif, serta evaluasi hasil kegiatan. Program ini melibatkan sekitar 20 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Materi yang diberikan mencakup pengenalan dan penguatan kosakata (vocabulary), latihan menulis (writing), serta latihan berbicara (speaking) yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program English Weekend Day mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap kosakata dan grammar dasar serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan berbicara dan menulis. Program ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan bagi siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan lembaga pendidikan nonformal.
THE INTELLIGIBILITY OF THAI ENGLISH PRONUNCIATION AMONG THAI ENGLISH TEACHERS Siti Rahayu; Andi Syahputra; Sari Diana
FRASA: ENGLISH EDUCATION AND LITERATURE JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026): Vol7 No.2 September 2026
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/frasa.v7i2.6068

Abstract

English has become a global language essential in education, diplomacy, and intercultural communication. Effective communication in English is increasingly dependent on intelligibility, the ease with which a listener can comprehend speech, rather than adhering to native-speaker norms. This study examines the intelligibility of Thai-accented English, focusing on four Thai English teachers at a kindergarten in Sadao, Thailand, as  perceived by four non-Thai listeners, specifically Indonesian student teachers participating in a teaching practicum (PPL). Data were collected from audio recordings of the teachers’ speech and semi-structured interviews with the listeners. Using a qualitative case study approach, the findings indicate that segmental features, such as the substitution of /r/ with /l/ (for example, rice pronounced as lice), and difficulties in reading passages were observed to lead to misunderstandings. Intelligibility was also influenced by both the speakers’ pronunciation and the listeners’ familiarity with Thai-accented English. This study contributes to the field of English as a Lingua Franca (ELF), highlighting that intelligibility rather than native-like pronunciation is key for effective intercultural communication.