Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMAN 8 SELAYAR Fitra Angrayuni; Muharram Muharram; Hasri Hasri
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.11209

Abstract

This study aims to develop an interactive Augmented Reality (AR)-based learning medium on chemical bonding material for eleventh-grade students of SMAN 8 Selayar and analyze its effect on students’ motivation and learning outcomes. The study was motivated by the low motivation and achievement in chemistry learning, especially in chemical bonding material, which is abstract and difficult to understand through conventional methods. Therefore, an interactive medium that can visualize concepts more concretely and attractively is needed. This research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The analysis stage identified students’ needs and learning problems, while the design stage included material organization, interface design, navigation, and application features. The development stage produced an AR-based learning medium equipped with 3D animations, instructional videos, interactive exercises, and evaluation tools. The product was tested on eleventh-grade students and improved based on evaluation results. Data were collected through expert validation, questionnaires, observations, learning motivation instruments, and learning outcome tests, then analyzed descriptively and quantitatively to determine the validity, practicality, and effectiveness of the developed media. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) pada materi ikatan kimia untuk peserta didik kelas XI SMAN 8 Selayar serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar kimia, khususnya pada materi ikatan kimia yang bersifat abstrak sehingga sulit dipahami melalui pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu memvisualisasikan konsep secara konkret, menarik, dan interaktif agar peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan permasalahan pembelajaran. Tahap desain mencakup penyusunan materi, rancangan antarmuka, navigasi, dan fitur aplikasi. Selanjutnya, tahap pengembangan menghasilkan media AR yang dilengkapi animasi tiga dimensi, video pembelajaran, latihan soal interaktif, dan evaluasi pembelajaran. Produk kemudian diuji coba pada peserta didik kelas XI dan diperbaiki berdasarkan hasil evaluasi. Data penelitian diperoleh melalui validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, observasi, angket motivasi belajar, serta tes hasil belajar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif.
Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi Di Sekolah Alam Le Cendekia Boarding School Halimah Husain; Pince Salempa; Dewiyanti Fadly; Fitra Angrayuni; Nurhidayah Jufri
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v6i1.77975

Abstract

Lilin aroma terapi merupakan produk kreatif yang memiliki manfaat relaksasi dan estetika, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Workshop pembuatan lilin aroma terapi ini dilaksanakan oleh tim PKM PPs UNM Program Studi Pendidikan Kimia bekerja sama dengan Sekolah Alam Le Cendekia Boarding School dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan peserta, termasuk siswa, guru, orang tua, mahasiswa, dan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi pemberian modul panduan, praktik langsung pembuatan lilin menggunakan bahan seperti parafin, minyak esensial, dan pewarna, serta pendampingan dalam pembuatan lilin aroma terapi. Workshop ini juga melibatkan peserta penyandang tuna wicara, yang menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk belajar dan berkreasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu membuat lilin aroma terapi secara mandiri, memahami proses produksi, dan menyadari potensi pengembangan produk sebagai peluang usaha kreatif.