Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Optimizing Problem-Based Learning on Salt Hydrolysis Material for Critical Thinking and Student Learning Activities Islawati; Vika Puji Cahyani; Dewiyanti Fadly; Fandi Ahmad
MACCA : Science-Edu Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to evaluate the effect of applying the Problem-Based Learning (PBL) Learning Model on students' critical thinking abilities and learning activities in studying salt hydrolysis material. The research method used was a quasi-experiment using two groups: an experimental group that applied PBL and a control group that used conventional learning methods. The research sample consisted of class XI students at a high school in an urban area. Data was collected through critical thinking ability tests before and after treatment, as well as observations of students' learning activities during the learning process. The results of data analysis show that there is a significant increase in the critical thinking skills and learning activities of students who take part in learning using the PBL model compared to the control group. Students in the PBL group showed a higher level of involvement in group discussions, problem solving, and searching for additional information related to salt hydrolysis material. The implication of this research is that PBL can be an effective approach in improving the quality of chemistry learning at the high school level, especially in strengthening critical thinking skills and increasing students' learning activities. Pre-test scores revealed no significant differences between the control group and the treatment group in terms of critical thinking skills (p > 0.05). However, post-test scores demonstrated a substantial increase in critical thinking skills among students in the treatment group (M = 85.6, SD = 7.2) compared to those in the control group (M = 72.3, SD = 6.8), with a statistically significant difference (p < 0.001). Therefore, it is recommended that PBL be applied more often in the context of chemistry learning to optimize student learning outcomes.
PELATIHAN PENYUSUNAN REFERENSI ARTIKEL ILMIAH DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MENDELEY UNTUK MAHASISWA JURUSAN KIMIA FMIPA UNM Magfirah Ilyas, Nita; Fadly, Dewiyanti; Side, Sumiati; Putri, Suriati Eka
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v2i1.4583

Abstract

Penyusunan referensi dalam artikel ilmiah sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber dari suatu artikel ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa. Kegiatan ini masih kurang diperhatikan dan menjadi fokus dari mahasiswa karena dianggap tidak penting dalam kerangka artikel ilmiah. Hal ini terlihat dari masih terbatasnya wawasan dan pengetahuan mahasiswa dalam mencari dan menyusun sumber informasi dengan baik pada artikel ilmiah. Dengan demikian diperlukan kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi mendeley kepada mahasiswa. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai penyusunan referensi artikel ilmiah dengan menggunakan aplikasi Mendeley. Mitra kegiatan ini adalah Jurusan Kimia FMIPA UNM yang terletak di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun materi yang disampaikan mengenai tata cara membuat daftar pustaka menggunakan aplikasi Mendeley. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga tahapan. Tahap pertama yaitu tahap perencanaan, tahap kedua yaitu implementasi dan tahap ketiga yaitu evaluasi. Dengan penggunaan aplikasi Mendeley, diharapkan terjadi peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menyusun referensi artikel ilmiah yang berdampak pada meningkatnya kualitas karya ilmiah mahasiswa. Kata Kunci: Artikel Ilmiah; Aplikasi Mendeley; Referensi
Implementasi Penggunaan Blog Sebagai Media Pembelajaran di SMPN 4 Tanralili Kabupaten Maros Ahmad, Fandi; Cahyani, Vika Puji; Jumrah, Elfira; Sukaria, Muhammad Ikhsan; Fadly, Dewiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i4.7747

Abstract

Blog menawarkan fleksibilitas bagi guru dalam menyampaikan materi, menyediakan tugas, dan berinteraksi dengan siswa dalam pembelajaran. Namun tidak semua sekolah mengajarkan penggunaan dari blog, salah satunya adalah SMP 4 Tanralili Kab. Maros. Hal ini disebabkan karena guru belum mengetahui cara pembuatan Blog. Guru memerlukan pelatihan dan pendampingan dalam mengoptimalkan blog sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi penggunaan blog sebagai media pembelajaran di SMPN 4 Tanralili Kabupaten Maros. Pelatihan dihadiri 11 Guru dari berbagai mata Pelajaran. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan presentasi dan demonstrasi serta diakhiri dengan pemberian angket dalam bentuk google form sebagai umpan balik kegiatan. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi. Frekuensi pelatihan dilakukan 1 kali dengan durasi masing-masing sesi adalah 2x90 menit. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebanyak 86% mitra merasa puas terhadap pelatihan yang diberikan, 81,8% mitra berhasil memahami materi yang disampaikan tim pengabdi serta mampu untuk mengimplementasikan pembuatan blog secara mandiri.  Pelatihan yang diberikan dapat membantu guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif, meningkatkan literasi digital, dan mendorong inovasi dalam pengajaran.
THE ATTITUDE OF CHEMISTRY EDUCATION STUDENTS TO SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES (SSI) IN CHEMISTRY LEARNING Cahyani, Vika Puji; Fadly, Dewiyanti; Islawati, Islawati; Ahmad, Fandi
INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Science Education, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/insecta.v5i2.9812

Abstract

The social-scientific problem (socio-scientific Issues) is a controversial social problem that has a link to the concept or procedural of science. Learning about socio-scientific issues can promote scientific literacy by linking science to everyday life and society. This study aimed to explore and analyze students' attitudes toward Socio-scientific Issues after being given basic chemistry using the SOIE Learning model (Strengthening, Orientation, Investigation and Evaluation) in SSI's context, and Conventional models. This research conducted during one semester of a basic chemistry course in the chemistry education department in Universitas Negeri Makassar, Indonesia, with sixty-eight chemistry students. We carried data collections out using survey questionnaires and semi-structured interviews. Data analyzed using SPSS's Independent t-test programs version 22 and tested with interview data. The results showed that there was a difference in attitudes towards significant socio-scientific issues between students taught using SSI's contextualized SOIE model and conventional models. More than 70% of students taught using SSI's contextualized SOIE model showed a more positive attitude toward SSI when compared to students taught with conventional models. The results showed that the SOIE learning model in SSI's context could be used to develop a student's attitude to socio-scientific issues in chemistry learning. Through the implementation of the SOIE learning model with SSI context, expected besides improving chemical literacy, students are also more concerned about environmental issues because of the impact of scientific-social phenomena.
Pelatihan Penguatan Litera* si Numerasi Guru-guru MGMP Matematika se Kabupaten Gowa Jusniar, Jusniar; Fadly, Dewiyanti; Zubair, Sakinah
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v4i2.65447

Abstract

Kemampuan literasi numerasi penting untuk dilatihkan pada siswa untuk memenuhi kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) abad 21. Literasi numerasi ini tidak hanya mencakup kemampuan menghitung, tetapi juga memahami dan mengaplikasikan konsep matematis seperti interpretasi data dalam bentuk grafik, tabel, dan diagram dalam konteks kehidupan sehari-hari. Urgensi pentingnya literasi numerasi membuat Jurusan Kimia sebagai mitra sebagian besar sekolah di Kabupaten Gowa merasa perlu mengambil bagian dalam mengatasi permasalahan mitra salah satunya dengan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pelatihan penguatan literasi numerasi di kalangan guru-guru. Metode PKM yang diterapkan berupa pelatihan dan pendampingan dalam menanamkan kemampuan literasi numerasi pada siswa. Setelah melakukan pelatihan, maka sebanyak 43 peserta telah mengerti dan memahami dengan baik terkait apa itu literasi numerasi dan bagaimana pentingnya literasi dan numerasi bagi peserta didik sebagai sebuah kemampuan yang harus dimiliki saat ini. Sehingga seorang guru harus senantiasa melakukan pengembangan kompetensi. Diharapkan kerjasama dan komunikasi dengan guru-guru matematika MGMP Kabupaten Gowa dapat terus terjalin, sehingga kolaborasi demi peningkatan profesionalisme bisa terwujud. Kata Kunci: Literasi Numerasi, Matematika, Numerasi
The Development of Ethnoscience in Chemistry Learning in Indonesia: A Bibliometric Analysis of Literacy and Cultural Relevance Vika Puji Cahyani; Dewiyanti Fadly
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4797

Abstract

The main issue in this study is the lack of comprehensive understanding and mapping of the patterns and progress in ethnoscience research within the context of chemistry education in Indonesia. Investigating the patterns and advancements in ethnoscientific research in Indonesian chemistry education is the aim of this study. This study uses a bibliometric technique and is quantitative descriptive in nature. he stages include Selection of Topic and Research Objectives, Data Collection, Data Cleaning and Processing, Data Analysis, Data Visualisation, Interpretation and Discussion. Data collection was carried out by searching for journal articles indexed by Google Scholar through Publish or Perish (PoP) with the keyword ‘chemical ethnoscience’. Data from Publish or Perish (PoP) was filled in and completed in the author's keywords section manually using Mendeley desktop software then integrated into VOSviewer software for mapping. The results of the analysis of keyword mapping in Google Scholar indexed scientific articles from 2014-2024, it is known that in the last 10 years, there are 137 keywords that are interrelated. The top 7 keywords with the strongest links include: ethnoscience (40), chemical literacy (9), chemistry learning (6), chemistry (4), problem based learning (4), local wisdom (3), STEM (3). Recent keywords in chemistry education that are still rarely discussed in scientific articles are podcast-based ethnoscience, common knowledge construction, chemical bonding, CKCM learning model, Flipped Classroom, knowledge, references, implementation, culture, character values, ethnoscience-based chemistry, need analysis, independent curriculum, 4-D development.
Local Wisdom in Chemistry Learning: A literature Review on The Ethnoscience Approach Vika Puji Cahyani; Dewiyanti Fadly
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4801

Abstract

The main issues in this research are how to integrate local wisdom into chemistry learning, its impact on students' understanding and skills, the challenges faced in its implementation, and the potential of local wisdom as a resource to improve the quality of chemistry education. The purpose of this study is to analyse the implementation of ethnoscience in chemistry learning at school. This research method uses a qualitative descriptive method with a literature review approach to examine local wisdom in learning chemistry through an ethnoscience approach. The steps taken in this research are determining the topic and problem formulation, data collection, literature analysis, synthesis of findings and preparation of conclusions. The results showed that the integration of local wisdom into chemistry learning has shown a positive impact on students' skills and understanding. Several studies have highlighted the importance of incorporating local wisdom as it has the potential to increase students' interest and motivation in learning chemistry. Students become more engaged and active in the learning process when they see the relevance of chemistry materials to their daily lives. The implementation of ethnoscience in chemistry learning in schools has many potential benefits, but still faces various challenges. Teachers face various challenges in implementing ethnoscience, including lack of resources and supportive teaching materials, lack of training and support from the school, as well as difficulties in adapting the existing curriculum to the ethnoscience approach.
Akselerasi Kompetensi Guru Dalam Pengembangan Soal Digital Berbasis Google Workspace: Pelatihan Di SD Negeri Batangkaluku Ahmad, Fandi; Alam, Muhammad Nur; Fadly, Dewiyanti; Jumrah, Elfira; Cahyani, Vika Puji
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v6i2.6125

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengakselerasi kompetensi guru-guru di SDN Batangkaluku dalam pengembangan soal digital berbasis Google Workspace, khususnya menggunakan Google Formulir. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk efisiensi dan efektivitas proses pengembangan soal dan asesmen, yang saat ini masih banyak dilakukan secara manual. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan (workshop) virtual yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting pada hari Sabtu, 21 April 2024. Pelatihan ini mencakup penyampaian materi teoretis mengenai Google Formulir dan manfaatnya dalam pendidikan, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung (hands-on) langkah demi langkah dalam pembuatan berbagai tipe soal digital, pengaturan kunci jawaban, dan publikasi. Sebanyak [Jumlah] guru dari SDN Batangkaluku berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan praktik peserta yang signifikan dalam menggunakan Google Formulir untuk pembuatan soal. Tingkat partisipasi dan antusiasme peserta juga sangat tinggi, serta kualitas materi dan relevansinya dinilai sangat baik oleh peserta. Secara umum, kegiatan ini dinilai sangat berhasil dalam mencapai tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan soal digital. Implikasi dari kegiatan ini adalah adanya potensi perubahan praktik penilaian di SDN Batangkaluku menuju arah digital yang lebih efisien dan efektif. Namun, untuk memastikan keberlanjutan implementasi, diperlukan pendampingan lanjutan dan dukungan infrastruktur TIK yang memadai. Kegiatan PKM ini memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan guru menghadapi tuntutan digitalisasi pendidikan.
Pelatihan Pemilahan Bambu dan Peningkatan Manajemen E-commerce bagi Kelompok Tani Dusun Sumbarrang, Desa Borong Pa’la’la Gowa Wijaya, Mohammad; Wiharto, Muhammad; Muddin, Saripuddin; Cahyani, Vika Puji; Fadly, Dewiyanti
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.755

Abstract

Dusun Sumbarrang, Desa Borong Pa’la’la, Kabupaten Gowa, memiliki potensi sumber daya alam berupa bambu yang melimpah dan telah dimanfaatkan oleh Kelompok Tani Sumbarrang. Namun, pemanfaatan tersebut masih dilakukan secara tradisional, terutama dalam proses pemilahan bambu yang memerlukan waktu lama dan tidak efisien. Selain itu, pengelolaan hasil produksi dan pemasarannya masih bersifat konvensional tanpa sentuhan teknologi digital. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemilahan bambu dan mendorong optimalisasi manajemen usaha melalui pelatihan penggunaan alat pemilah bambu sederhana dan pelatihan pemasaran berbasis e-commerce. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi observasi lapangan, perancangan dan pembuatan alat pemilah bambu sederhana, serta pelatihan teknis dan manajerial kepada masyarakat sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dalam memilah bambu secara efisien serta peningkatan wawasan dan kesiapan kelompok tani dalam memanfaatkan platform digital untuk mendukung pemasaran produk. Kegiatan ini berdampak pada efisiensi kerja, perubahan sikap terhadap pemanfaatan teknologi, serta membuka peluang peningkatan ekonomi lokal. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi sederhana dapat menjadi solusi praktis dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Disamping itu, penguatan manajemen digital turut mendukung keberlanjutan dari solusi tersebut.
Descriptive Study of Students' Critical Thinking Skills on Controversial Environmental Issues Through Student Worksheets Auliah*, Army; Jusniar, Jusniar; Fadly, Dewiyanti; Samada, Lukmanul Hakim
Jurnal IPA & Pembelajaran IPA Vol 9, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v9i2.45141

Abstract

Students' low critical thinking on controversial environmental issues reflects weak skills in analyzing and concluding information, worsened by the absence of effective learning tools such as student worksheets (LKM) designed to foster critical thinking skills. The purpose of this article is to describe and test the extent to which the use of LKM can affect students' critical thinking skills (CTS) in understanding and responding to controversial environmental issues. By understanding the influence of LKM on CTS, it is hoped that more effective strategies can be found in integrating environmental education into the higher education curriculum. The type of research in this article is descriptive qualitative. Data collection techniques through observation and document analysis. The data analysis process begins by reading observation notes and worksheet documents repeatedly to identify aspects of CTS that are identified. These aspects are then organized based on categories that are relevant to the research objectives. Furthermore, comparing data from various sources (observations and documentation) to ensure consistency of findings and increase the validity of the research results. The results of the study indicate that the use of worksheets is effective in improving students' CTS on controversial environmental issues, as shown by an increase in the quality of discussions and arguments that are more structured and in-depth