ABSTRACT This study aims to determine the role of Qur’anic teachers in shaping the religious character of children at TPQ Massya Al Wathani. The study was motivated by the decline in character education among children due to the influence of technological developments, social media, and social environments, which have impacted discipline, politeness, and respect toward teachers and parents. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that Qur’anic teachers play an important role in shaping children’s religious character through habituation of worship, role modeling, providing advice and Islamic stories, and implementing positive discipline. Teacher role modeling became the main factor in the internalization of religious values because children tend to imitate the behavior of educators in their daily lives. In addition, the formation of children’s religious character requires support from families and the community through a holistic approach. Therefore, TPQ Massya Al Wathani contributes significantly to developing children’s religious character as an effort to address moral degradation in the modern era. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru ngaji dalam membentuk karakter religius anak di TPQ Massya Al Wathani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pendidikan karakter pada anak akibat pengaruh perkembangan teknologi, media sosial, dan lingkungan pergaulan yang berdampak pada rendahnya kedisiplinan, sopan santun, serta rasa hormat kepada guru dan orang tua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius anak melalui pembiasaan ibadah, keteladanan, pemberian nasihat dan kisah Islami, serta penerapan disiplin positif. Keteladanan guru menjadi faktor utama dalam internalisasi nilai religius karena anak cenderung meniru perilaku pendidik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembentukan karakter religius anak memerlukan dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat melalui pendekatan yang holistik. Dengan demikian, TPQ Massya Al Wathani berkontribusi dalam membangun karakter religius anak sebagai upaya menghadapi dekadensi moral di era modern.