Miptahussurur Miptahussurur
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KURIKULUM INKLUSI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK PENGUATAN KARAKTER DAN SPIRITUALITAS PESERTA DIDIK DI ERA DISRUPSI DIGITAL: PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN Miptahussurur Miptahussurur; Hilmiati Hilmiati; m. Sobry
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.11508

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of an inclusive curriculum in Islamic Religious Education (PAI) as an effort to strengthen students’ character and spirituality in the era of digital disruption from the perspective of educational psychology. The era of digital disruption presents various challenges to students’ moral and spiritual development, such as reduced social interaction, weakened empathy, and the negative influence of digital media. This study employed a qualitative method using a library research approach. Data were collected from scientific sources including journals, books, academic articles, and relevant documents, which were then analyzed through data reduction, data presentation, and descriptive-analytical conclusion drawing. The findings indicate that an inclusive curriculum in PAI plays an important role in shaping students’ religious character and spirituality through the cultivation of tolerance, empathy, justice, and respect for diversity. The perspective of educational psychology emphasizes that learning processes which consider emotional, social, and spiritual aspects can enhance students’ religious awareness and positive behavior. In addition, the educational use of digital technology can support the internalization of character and spiritual values more effectively. This study concludes that an inclusive curriculum in Islamic Religious Education is an important strategy for creating humanistic, adaptive, and rel ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum inklusi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya penguatan karakter dan spiritualitas peserta didik di era disrupsi digital ditinjau dari perspektif psikologi pendidikan. Era disrupsi digital menghadirkan berbagai tantangan terhadap perkembangan moral dan spiritual peserta didik, seperti menurunnya interaksi sosial, lemahnya empati, serta pengaruh negatif media digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, artikel akademik, dan dokumen relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum inklusi dalam PAI berperan penting dalam membentuk karakter religius dan spiritualitas peserta didik melalui penanaman nilai toleransi, empati, keadilan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Perspektif psikologi pendidikan menegaskan bahwa pembelajaran yang memperhatikan aspek emosional, sosial, dan spiritual mampu meningkatkan kesadaran religius serta perilaku positif peserta didik. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital secara edukatif dapat mendukung internalisasi nilai karakter dan spiritualitas secara lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum inklusi dalam PAI menjadi strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang humanis, adaptif, dan relevan dengan tantangan era digital.