Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Suhu dan Salinitas terhadap Daya Tetas (Hacthing Rate) Telur Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) Ardnes Hasugian; Welmar Olfan Basten Barat
Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Teknik dan Sumber Daya Perairan (Juni)
Publisher : Fakultas Teknik dan Pengelolaan Sumberdaya Perairan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59925/w0aajy84

Abstract

Ikan kakap putih (Lates calcarifer) Merupakan salah satu komoditas penting di seluruh dunia terutama di Indonesia. Ikan kakap putih hidup di perairan laut yang memiliki suhu dan salinitas normal, sehingga menarik untuk di teliti. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan salinitas terhadap (Hacthing Rate) daya tetas telur Ikan kakap putih. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter utama yang digunakan dalam penelitian ini tingkat penetasan telur (HR), waktu penetasan, dan tingkat kelangsungan hidup larva ikan (SR) dan parameter pendukung adalah DO dan pH . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu dan salinitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penetasan telur ikan kakap putih. Hasil terbaik pada suhu 30°C dan salinitas 29 ppt dengan HR (90%) dan hasil terendah pada suhu 34°C dan salinitas 20 ppt dengan HR (57%). Hubungan tingkat penetasan telur yang diberikan perlakuan berbeda membentuk persamaan kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu dan salinitas mempengaruhi mempengaruhi nilai (SR). Hasil terbaik pada suhu 30°C dan salinitas 29 ppt dengan SR (95%) dan hasil terendah suhu 34°C dan salinitas 20 ppt dengan SR (15%). Hubungan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih yang di berikan perlakuan berbeda membentuk persamaan kuadrat.