Ikan kakap putih (Lates calcarifer) Merupakan salah satu komoditas penting di seluruh dunia terutama di Indonesia. Ikan kakap putih hidup di perairan laut yang memiliki suhu dan salinitas normal, sehingga menarik untuk di teliti. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan salinitas terhadap (Hacthing Rate) daya tetas telur Ikan kakap putih. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter utama yang digunakan dalam penelitian ini tingkat penetasan telur (HR), waktu penetasan, dan tingkat kelangsungan hidup larva ikan (SR) dan parameter pendukung adalah DO dan pH . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu dan salinitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penetasan telur ikan kakap putih. Hasil terbaik pada suhu 30°C dan salinitas 29 ppt dengan HR (90%) dan hasil terendah pada suhu 34°C dan salinitas 20 ppt dengan HR (57%). Hubungan tingkat penetasan telur yang diberikan perlakuan berbeda membentuk persamaan kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu dan salinitas mempengaruhi mempengaruhi nilai (SR). Hasil terbaik pada suhu 30°C dan salinitas 29 ppt dengan SR (95%) dan hasil terendah suhu 34°C dan salinitas 20 ppt dengan SR (15%). Hubungan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih yang di berikan perlakuan berbeda membentuk persamaan kuadrat.
Copyrights © 2026