Angela Yuliani Naur
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Intergrasi Nilai Budaya Lokal Manggarai dalam Kegiatan Pembelajaran sebagai Upaya Penguatan Karakater Anak Usia 5-6 Tahun Angela Yuliani Naur
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2203

Abstract

Budaya Lokal Manggarai merupakan suatu warisan turun temurun yang dipertahankan hingga saat ini oleh masyarakatnya. Akan melihat perkembangan globalisasi dan mordeniasai saat ini memberikan suatu tantangan tersendiri sehingga anak kurang memahami seperti apa budaya lokal Manggarai di intergrasikan dalam kehidupan sehari-hari khusunya dalam penanaman karakater anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk intergrasi budaya Manggarai dalam pembelajaran serta bagaimana intergrasi tersebut berkontribusi dalam penguatan karakter anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskripsi kualitatif dengan Teknik pengmpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analysis interactive mode yang terdiri pengumpulan data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  intergrasi nilai budaya lokal Manggarai melalui cerita rakyat tarian tradisional Manggarai serta praktik kearifan lokal Manggarai dan penggunaan Bahasa Manggarai, serta penerapan kearifan lokal Manggarai seperti campe, leles, dan lurus. intergrasi ini terbukti meningkatkan karakter anak dalam gotong royong, tolong-menolong serta kejujuran, Serta kepercayaan diri. Faktor pendukung intergrasi budaya lokal Manggarai adalah Keluarga, sekolah dan Masyrakat. Adapun hambatan dalam mengintergrasikan budaya lokal Manggarai adalah kurangnya kompentesi guru dalam mengitergrasikan budaya lokal Manggarai serta minimnya media pembelajaran berbasis budaya Lokal Manggarai.
Pengasuhan dan Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah dalam Safeguarding Anak Usia Dini: Implementasi Dimensi Loving Environment Ignasius Febryanto Rivelino Bora; Maria Dissriany Vista Banggur; Angela Yuliani Naur
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2391

Abstract

Pelaksanaan safeguarding pada anak usia dini sangat krusial karena usia ini merupakan fase emas perkembangan yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, penelantaran, dan salah perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip perlindungan dan pengasuhan anak usia dini (safeguarding) di rumah serta pola kolaborasinya dengan sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif -deskriptif melalui survei terhadap 70 orang tua di 10 sekolah TKK yang terdiri dari 18 bapak dan 52 ibu. Pengumpulan data menggunakan instrumen model safeguarding " Keluarga Sayang Anak". Hasil penelitian menunjukkan implementasi sangat tinggi pada dimensi Safe Caregiving dan Spiritual Nurturing, serta kategori baik pada Holistic Protection. Namun, terjadi penurunan skor pada dimensi Loving Environment, khususnya aspek komunikasi dua arah orang tua-guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun proteksi fisik dan pendekatan iman di rumah sudah kuat, kemitraan emosional antara guru dan sekolah belum optimal. Oleh sebab itu, diperlukan analisis lanjutan pada dimensi Loving Environment dalam pola pengasuhan anak untuk membangun sinergi rumah-sekolah yang komprehensif dalam praktik safeguarding anak usia dini.