Siti Farida
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Islam Madura

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Media Magic Box untuk Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Qomariyatul Badriyah; Siti Farida
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Magic Box untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 5–6 tahun di TK Islam Al-Furqon. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 20 anak kelompok B, 1 guru kelas, 1 ahli materi, dan 1 ahli media. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan rumus persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Magic Box memperoleh nilai validasi ahli materi sebesar 97,72% dengan kategori sangat layak, validasi ahli media sebesar 71,66% dengan kategori layak, serta respon guru sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Implementasi media juga menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa anak pada indikator menyusun kalimat sederhana, menjawab pertanyaan, menyebutkan gambar, dan kemampuan komunikasi. Dengan demikian, media Magic Box dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa anak usia dini.
Inovasi Robotika Edukasi Robo-Santri untuk Menstimulasi Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Harimah Harimah; Siti Farida
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2246

Abstract

Penelitian Research and Development (R&D) ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta efektivitas media pembelajaran robotika pintar interaktif "Robo-Santri" dalam menstimulasi Nilai Agama dan Moral (NAM) pada anak usia 5-6 tahun. Pengembangan didasarkan pada pentingnya mengintegrasikan teknologi modern dengan kearifan lokal keagamaan di Kabupaten Pamekasan yang dikenal sebagai wilayah "Gerbang Salam". Menggunakan model pengembangan ADDIE, penelitian dilaksanakan di RA Miftahul Ulum Bujur Timur, Batumarmar, Pamekasan pada bulan Januari hingga Maret tahun 2026 dengan melibatkan 15 anak Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi sistematis, wawancara semi-terstruktur, kuesioner validasi ahli, dan dokumentasi. Hasil validasi ahli menunjukkan persentase kelayakan rata-rata sebesar 94,0% (Kategori Sangat Valid). Implementasi media selama 10 sesi menghasilkan peningkatan capaian NAM anak sebesar 66,8%. Analisis statistik paired t-test memperlihatkan perbedaan yang sangat signifikan (P<0,001) dengan skor normalized gain sebesar 0,72 (Kategori Tinggi). Temuan membuktikan bahwa interaksi kelompok dengan robotika mampu menurunkan hambatan psikologis belajar (affective filter) anak, memvisualisasikan konsep teologis abstrak menjadi konkret, serta mengalihkan ketergantungan gawai pasif ke arah eksplorasi spiritual yang menyenangkan. Riset ini memberikan kebaruan berupa dekolonisasi teknologi pendidikan melalui penyelarasan budaya santri lokal Pamekasan.
Pembelajaran Berbasis Game Digital Menggunakan Wordwall untuk meningkatkan kemampuan Logis Matematis pada Anak Usia 5-6 tahun Dia Ramadani; Siti Farida
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8471

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Wordwall dalam meningkatkan kemampuan logis matematis anak usia 5–6 tahun pada Kelompok B TK Al-Ikhlas. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan logis matematis anak yang masih berada pada kategori Belum Berkembang akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Subjek penelitian berjumlah 27 anak. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall efektif dalam meningkatkan kemampuan logis matematis anak, khususnya pada kemampuan mengenal lambang bilangan, menghitung benda, dan menyusun urutan angka. Pada akhir siklus II, sebanyak 93% anak mencapai kriteria perkembangan yang diharapkan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa media Wordwall dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini, khususnya pada aspek logis matematis.
Meningkatkan Keterampilan Kerjasama pada Anak Usia Dini Melalui Team Games Tournamament dengan Media Counting Cup Imroatus Shalehah; Siti Farida
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8483

Abstract

Keterampilan kolaborasi anak-anak di Kelompok B RA Al-Faizin Proppo masih tergolong rendah, menurut hasil observasi awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah gaya pembelajaran Team Games Tournament (TGT), yang menggunakan media Counting Cup, dapat meningkatkan kemampuan anak dalam bermain kooperatif. Pendekatan Classroom Action Research (CAR) digunakan dalam penelitian ini. Pendekatan ini merupakan proses dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Di kelompok B, 22 anak berusia 5 hingga 6 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan metode kuantitatif mengandalkan observasi dan dokumentasi sebagai metodologi pengumpulan data utama. Pada setiap siklus, data menunjukkan bahwa kemampuan anak-anak untuk bekerja sama meningkat. Nol persen anak-anak pada tahap pra-aksi telah mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) atau Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Siklus I menunjukkan peningkatan 32% pada persentase anak yang mencapai kategori BSH dan BSB setelah model TGT, dengan bantuan media Counting Cup, diimplementasikan. Selain itu, indikator keberhasilan ditetapkan pada 80%, dan terdapat peningkatan yang signifikan menjadi 91% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, kemampuan kolaborasi anak usia dini dapat ditingkatkan melalui aktivitas pembelajaran yang menarik, interaktif, dan menghibur ketika model Team Games Tournament (TGT) digunakan bersamaan dengan media Counting Cup.
Penggunaan Media Game Interaktif Berbasis Digital Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Nur Baytie; Musayyadah Musayyadah; Siti Farida
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1559

Abstract

Media pembelajaranmerupakan salah satu cara untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif. Seiring berkembangnya zaman, teknologi digital memberikan dampak yang signifikan pada bidang pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan media game interaktif digital guna memfasilitasi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Fokus perkembangan bahasa yang diamati pada penelitian ini yaitu pada penggabungan kata untuk membentuk sebuah kalimat sederhana. Penelitian ini dilakukan di RA Al-Munawwarah Pamekasan. Pendekatan yang dipergunakan pada penelitian ini mempergunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti ialah penelitian lapangan (Field Research). Teknis analisis data  yang dipergunakan yakni model  Miles, Huberman, dan Saldana. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi, sedangkan sumber data diperoleh dari sebagian siswa dan guru pengajar kelompok B1. Temuan penelitian yang diperoleh mengindikasikan penggunaan media game interaktif berbasis digital terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun memberikan dampak positif bagi siswa dan pendidik khususnya kelompok B1. Dalam aspek semangat belajar, konsentrasi, motivasi, dan perkembangan bahasa keaksaraan siswa semakin meningkat. Implikasi dari penelitian ini yaitu memberikan wawasan keilmuan yang baru berupa literasi digital dalam mengajarkan  penyusunan kata berbasis game.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Menggunakan Media Papan Flanel pada Anak Usia 4-5 Tahun Uswatun Hasanah; Siti Farida; Medi Yana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1690

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan peserta didik. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala yang menghambat proses belajar. Salah satu solusi adalah mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4–5 tahun melalui media papan flanel. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok A di RA Nurur Rahmah. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif, dengan indikator keberhasilan apabila 80% anak mencapai kategori tuntas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mengenal huruf anak. Pada siklus II, kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat dari 41% menjadi 84%, sedangkan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) menurun dari 55% menjadi 16%. Tidak ada anak yang berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) maupun Belum Berkembang (BB). Temuan ini membuktikan bahwa media papan flanel efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini. Media ini dinilai menarik, interaktif, sesuai dengan karakteristik anak, serta mampu memotivasi mereka belajar huruf secara optimal.
Menganalis Perkembangan Emosional Anak Menggunakan Permainan Roda Emoji di PAUD Rahmatus Sholehah; Medi Yana; Siti Farida
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan emosional anak usia dini melalui penerapan permainan roda emoji di PAUD Tarbiyatus Shibyan Mondung Dasok Pademawu Pamekasan. Permainan roda emoji merupakan media pembelajaran yang dirancang untuk membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengendalikan emosi dengan cara yang menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak kelompok B tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenali berbagai ekspresi emosi seperti senang, sedih, marah, dan takut. Peningkatan ini terlihat dari skor observasi yang naik secara signifikan dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, permainan roda emoji dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak usia dini serta mendukung proses pembelajaran sosial- emosional di PAUD.