Nabila Alfatien
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD/MI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN: KAJIAN LITERATUR Nia Septiani; Siti Mehram; Ilma Hidayah; Diniati Diniati; Mar’atun Sholeha; Nabila Alfatien
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.10367

Abstract

ABSTRACT The quality of learning at the Elementary School (SD) and Madrasah Ibtidaiyah (MI) level in Indonesia still faces serious challenges. The Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 results released in December 2023 indicate that Indonesian students' scores in literacy, numeracy, and science have declined compared to previous periods. This situation demands an update of more effective, innovative, and contextual learning strategies. This study aims to examine and analyze various learning strategies relevant for application in SD/MI in order to improve learning quality, particularly in the context of Merdeka Curriculum implementation. The method used is library research, reviewing scientific journal articles, textbooks, and educational policy documents published between 2020 and 2024. The results of the study indicate that effective learning strategies in SD/MI include: (1) active learning centered on students; (2) project-based learning; (3) differentiated learning that adapts to students' needs and learning styles; (4) utilization of learning media and technology; and (5) conducive classroom management. The integrated application of these five strategies has been proven to increase learning motivation, critical thinking ability, and student learning outcomes in SD/MI. The conclusion of this study affirms that teachers play a key role as learning facilitators who must continuously innovate in implementing learning strategies appropriate to students' characteristics and 21st-century demands. ABSTRAK Kualitas pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan serius. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 yang dirilis pada Desember 2023 menunjukkan bahwa skor literasi, numerasi, dan sains siswa Indonesia mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini menuntut adanya pembaruan strategi pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai strategi pembelajaran yang relevan untuk diterapkan di SD/MI dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan mengkaji berbagai artikel jurnal ilmiah, buku teks, dan dokumen kebijakan pendidikan yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang efektif di SD/MI mencakup: (1) pembelajaran aktif yang berpusat pada peserta didik; (2) pembelajaran berbasis proyek (project-based learning); (3) pembelajaran berdiferensiasi yang menyesuaikan kebutuhan dan gaya belajar siswa; (4) pemanfaatan media dan teknologi pembelajaran; serta (5) manajemen kelas yang kondusif. Penerapan kelima strategi tersebut secara terintegrasi terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa di SD/MI. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa guru memegang peran kunci sebagai fasilitator pembelajaran yang harus terus berinovasi dalam menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tuntutan abad ke-21.
METODE PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG DASAR PADA SISWA KELAS II SDN 3 GERUNG SELATAN Salsabila Maulida; Lisha Nurramdhani; Nabila Alfatien; Sabandi Sabandi; Mirah Rizki Wulandari; Djuita Hidayati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.10632

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the limitations of mathematics learning methods and their implications for students’ understanding of basic arithmetic operation concepts in grade II at SDN 3 Gerung Selatan. Mathematics learning in elementary schools requires varied methods to help students understand addition, subtraction, multiplication, and division concepts effectively. However, classroom observations showed that the learning process was still dominated by lecture methods with limited use of instructional media, causing students difficulties in understanding the material. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of observation and interviews. The data were analyzed descriptively to describe the condition of mathematics learning in the classroom. The findings revealed that the limited variation of teaching methods and learning media affected students’ understanding of basic mathematics concepts, reduced their learning interest and motivation, and created differences in learning outcomes among students. Therefore, more interactive learning methods and the use of concrete learning media are needed to improve students’ understanding of basic arithmetic operations. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis keterbatasan metode pembelajaran matematika serta implikasinya terhadap pemahaman konsep operasi hitung dasar siswa kelas II SDN 3 Gerung Selatan. Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan metode yang bervariasi agar siswa dapat memahami konsep penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian secara optimal. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah dengan penggunaan media yang terbatas sehingga siswa mengalami kesulitan memahami materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi pembelajaran matematika di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan variasi metode dan media pembelajaran berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dasar matematika, menurunnya minat dan motivasi belajar siswa, serta adanya perbedaan hasil belajar antar siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan penggunaan media konkret untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep operasi hitung dasar.