Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Game-Based Learning Berbantuan Quizizz Untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas V SD Negeri Banyuripan Retno Wulandari; Saryanto; Jumintono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi game-based learning dengan media Quizizz dalam meningkatkan keterlibatan siswa kelas 5 sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas 5 di salah satu sekolah dasar negeri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif, motivasi belajar, interaksi sosial, serta antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, penggunaan fitur skor, peringkat, dan umpan balik langsung dalam Quizizz memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kompetitif bagi siswa. Dengan demikian, game-based learning berbasis Quizizz dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa pada pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Strategi Adaptif Dalam Pengembangan Bakat dan Minat Peserta Didik Melalui Ekstrakurikuler di SD Inpres Nati Manggarai Yohanes Parjo; Saryanto
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1732

Abstract

Pengembangan bakat dan minat peserta didik merupakan bagian penting dalam pendidikan, terutama untuk mendukung potensi non-akademik, kreativitas, karakter, dan keterampilan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptif kepala sekolah dan guru dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik di SD Inpres Nati, Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dengan membandingkan hasil wawancara, dokumen sekolah, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan bakat dan minat peserta didik tetap dapat dilaksanakan meskipun sekolah memiliki keterbatasan fasilitas. Strategi adaptif yang diterapkan meliputi pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, penggunaan fasilitas yang tersedia, penguatan kegiatan berbasis budaya lokal, serta pemberian motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Dengan demikian, strategi adaptif kepala sekolah dan guru berperan penting dalam mendukung pengembangan potensi non-akademik peserta didik.
Implementasi Unit Produksi (Studio Prodigi) Sebagai Media Pengembangan Kreativitas dan Inovasi SMKS PGRI Donorojo Hesti Andriyani; Saryanto; Rejokirono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1793

Abstract

Perkembangan Pendidikan yang sangat pesat, menuntut peserta didik harus lebih kritis, kreatif, inovatif dan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sekolah kejuruan merupakan sekolah yang memfokuskan peserta didik mempunyai bekal keterampilan. Pendidikan saat ini lebih menekankan pada keterampilan.Tuntutan yang diberikan sekolah seperti tuntutan bahwa peserta didik harus memiliki keterampilan tidak hanya terfokus pada teori di dalam kelas. Peserta didik saat ini juga harus mampu mengembangkan potensi pada diri peserta didik dengan menumbuhkan kreativitas dan memberikan inovasi untuk bekal menghadapi dunia kerja. SMKS PGRI DONOROJO sekolah yang mendukung kegiatan untuk meningkatkan kekreativitas dan inovasi peserta didik, yang diberikan sarana dan prasarana yang memadai untuk mengembangkan kekreativitas dan inovasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Unit Produksi (Studio Prodigi) Sebagai Media Pengembangan Kreativitas Dan Inovasi SMKS PGRI DONOROJO. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa studio prodigy mempunyai peran penting dalam pembelajaran. Studio prodigy SMKS PGRI Donorojo merupakan tempat untuk menghasilkan karya kreatif serta menjadi sarana dalam pengembangan keterampilan, kreativitas, pengalaman kerja, kemampuan berfikir kreatif dan kerja sama melaui berbagai kegiatan seperti fotografi, videografi, desain, percetakan, editing, sablon, merchandise, dan live streaming. Pembelajaran berbasis produk dapat meningkatkan antusias, motivasi, dan partisipasi peserta didik. Peserta didik terlibat langsung dalam proses produksi dari awal hingga akhir. Pembelajaran dan pengalaman nyata memberikan kemampuan teknis dan non teknis lebih maksimal. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran di Studio Prodigi juga dipengaruhi oleh peran aktif guru dan pengelola yang sebagai fasilitator, pembimbing, dan motivator. Hambatan seperti keterbatasan alat, ruang kerja, dan kemampuan teknis peserta didik yang masih berkembang, hambatan tersebut dapat diatasi melalui koordinasi, kerja sama, serta pemanfaatan sumber daya secara kreatif dan efektif. Secara keseluruhan Studio Prodigi memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kompetensi peserta didik dan menjadi model pembelajaran yang kreatif dan inovatif di SMK.
Pengembangan Model Manajemen Pojok Baca Berbasis Gamifikasi Untuk Meningkatkan Literasi Bahasa Jawa Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Fajarwati; Saryanto; Didi Supriadi
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan model manajemen pojok baca berbasis gamifikasi yang dapat meningkatkan literasi Bahasa Jawa, (2) menguji kelayakan model berdasarkan validasi ahli, dan (3) menguji efektivitas model dalam meningkatkan literasi Bahasa Jawa peserta didik kelas V Sekolah Dasar Negeri Punukan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian meliputi 19 peserta didik kelas V SDN 1 Depok sebagai subjek uji coba terbatas dan 10 peserta didik kelas V SDN Punukan sebagai subjek implementasi utama. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan rata-rata persentase sebesar 91,2% dengan kategori "Sangat Layak". Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t-hitung (9,423) > t-tabel (2,262) dengan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan literasi Bahasa Jawa sebelum dan sesudah penerapan model. Rerata nilai peserta didik meningkat dari 67,50 (pre-test) menjadi 82,90 (post-test), dengan N-Gain rata-rata sebesar 48,86% (kategori sedang). Dengan demikian, model manajemen pojok baca berbasis gamifikasi Bahasa Jawa terbukti efektif meningkatkan literasi Bahasa Jawa peserta didik kelas V sekolah dasar.
Analisis Kondisi dan Pemanfaatan Sarana Prasarana Ruang Kelas Dalam Mendukung Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Leonora Samponu; Saryanto; Jumintono
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sarana dan prasarana ruang kelas serta pemanfaatannya dalam mendukung proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Balirejo Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, enam guru wali kelas, dan tiga belas siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik ruang kelas secara umum baik, ditunjang fasilitas memadai seperti LCD/proyektor, papan tulis, kipas angin, dan buku ajar. Pemanfaatan sarana berlangsung secara optimal dan variatif: guru mengintegrasikan teknologi (laptop, LCD) dengan media konvensional, serta menciptakan media ajar mandiri ketika fasilitas terbatas. Kendala yang ditemukan bersifat parsial, yakni kerusakan meja-kursi kayu akibat rayap pada kelas V, satu kipas angin rusak, dan dinding yang memerlukan pengecatan ulang. Siswa secara umum merasa nyaman dan aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan sarana prasarana yang terencana dan kreativitas guru merupakan dua pilar utama yang menentukan efektivitas pembelajaran. Rekomendasi diarahkan pada perawatan berkala, penganggaran penggantian inventaris, perluasan akses internet, dan pelatihan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penyelarasan Visi. Misi, dan Tujuan Sekolah di SD Negeri Sidakan Tumini; Welius Purbonuswanto; Saryanto
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2036

Abstract

Implementasi Pembelajaran Mendalam Bagi Kepala Sekolah ini dilaksanakan di SD Negeri Sidakan Kapanewon Galur Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan menganalisis strategi kepala sekolah dalam melaksanakan penyelarasan visi, misi, dan tujuan yang mendukung pembelajaran mendalam.  Strategi  yang digunakan adalah partisipasi warga sekolah dengan pendekatan inkuiri kolaborasi. Data dikumpulkan melalui observasi dari guru, wali murid, dan komite,  dokumentasi, dan proses kegiatan. Fokus observasi kepada keterlaksanaan program; implementasi,   keterlibatan dan pemahaman warga, kejelasan dan fokus kalimat visi, misi, dan tujuan ke pembelajaran mendalam.  Hasil laporan menunjukkan bahwa pelaksanaan program penyelarasan visi, misi, berjalan dengan baik dengan indikator meningkatnya hasil OJT satu ke OJT 2 sebesar 67,4%; Tumbuhnya budaya kolaboratif dan pemahaman warga sekolah dengan indikator meningkatnya hasil observasi sebesar 55,20%; Kalimat visi, misi, dan tujuan tersusun dengan jelas dan fokus, mendukung pelaksanaan pembelajaran mendalam. Hal ini  diperkuat meningkatnya hasil observasi sebesar 34.5%; Efektifitas keterlaksanaan program implementasi visi, misi, dan tujuan berhasil sangat baik dengan pencapaian 100%.