Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Game-Based Learning Berbantuan Quizizz Untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas V SD Negeri Banyuripan Retno Wulandari; Saryanto; Jumintono
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi game-based learning dengan media Quizizz dalam meningkatkan keterlibatan siswa kelas 5 sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas 5 di salah satu sekolah dasar negeri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif, motivasi belajar, interaksi sosial, serta antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, penggunaan fitur skor, peringkat, dan umpan balik langsung dalam Quizizz memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kompetitif bagi siswa. Dengan demikian, game-based learning berbasis Quizizz dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa pada pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Strategic Optimization of School Administrative Management Using Google Workspace for Education Agnes Deta Waluyaningtyas; Jumintono; Didi Supriadi; Hazel Dorothy C. Vilan
TAMANSISWA INTERNATIONAL JOURNAL IN EDUCATION AND SCIENCE Vol 6 No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tijes.v6i2.19494

Abstract

This study aims to explore the implementation of Google Workspace for Education in school administration and to formulate effective strategies for optimizing administrative processes at a State Junior High School in Yogyakarta. Employing a qualitative research approach, data were collected through interviews, observations, document analysis, and questionnaires. The study investigated how Google Workspace tools are integrated into administrative tasks and identified internal and external factors influencing its adoption using a Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis. Findings reveal that Google Workspace for Education is effectively utilized in managing curriculum and student administration, particularly through online collaboration facilitated by Google Drive, Google Docs, Google Spreadsheets, Google Forms, and Google Sites. The school has established a development team and conducts regular evaluations to ensure the effectiveness of administrative functions. Based on SWOT analysis, the study recommends a progressive strategy that leverages the school's internal strengths to capitalize on external opportunities, thereby enhancing administrative efficiency. This strategic approach underscores the role of digital tools in promoting innovation and improving school governance.
Analisis Kondisi dan Pemanfaatan Sarana Prasarana Ruang Kelas Dalam Mendukung Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Leonora Samponu; Saryanto; Jumintono
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sarana dan prasarana ruang kelas serta pemanfaatannya dalam mendukung proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Balirejo Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, enam guru wali kelas, dan tiga belas siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik ruang kelas secara umum baik, ditunjang fasilitas memadai seperti LCD/proyektor, papan tulis, kipas angin, dan buku ajar. Pemanfaatan sarana berlangsung secara optimal dan variatif: guru mengintegrasikan teknologi (laptop, LCD) dengan media konvensional, serta menciptakan media ajar mandiri ketika fasilitas terbatas. Kendala yang ditemukan bersifat parsial, yakni kerusakan meja-kursi kayu akibat rayap pada kelas V, satu kipas angin rusak, dan dinding yang memerlukan pengecatan ulang. Siswa secara umum merasa nyaman dan aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan sarana prasarana yang terencana dan kreativitas guru merupakan dua pilar utama yang menentukan efektivitas pembelajaran. Rekomendasi diarahkan pada perawatan berkala, penganggaran penggantian inventaris, perluasan akses internet, dan pelatihan pemanfaatan teknologi pembelajaran.