Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk santunan berbahasa, jenis tindak tutur, serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa dalam Komunitas Futsal Flamboyan PC Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap interaksi antaranggota komunitas futsal saat latihan, pertandingan, maupun di luar lapangan. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Komunitas Futsal Flamboyan PC Medan menerapkan kesantunan berbahasa dalam berbagai situasi komunikasi, baik dalam bentuk motivasi, arahan, ajakan, maupun kritik yang disampaikan secara santun. Jenis tindak tutur yang ditemukan meliputi tindak tutur direktif, representatif, dan komisif. Tindak tutur direktif digunakan untuk memberikan perintah, larangan, dan ajakan; tindak tutur representatif digunakan untuk menyampaikan informasi, pendapat, dan evaluasi; sedangkan tindak tutur komisif digunakan untuk menunjukkan janji, komitmen, dan tanggung jawab anggota komunitas. Faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa dalam komunitas ini meliputi hubungan sosial antaranggota, tingkat keakraban, situasi pertandingan, serta kondisi emosional penutur. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dan penggunaan tindak tutur memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan komunikasi, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kerja sama dalam komunitas futsal.