Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Polarisasi Sosial Era Digital: Peran Buzzer Politik dalam Merusak Hubungan Antarkelompok Fauza Syahiban; Awi Febrian; Nadira Syifa Qanita; Ipan Stumetru Tanjung; Naila Annisa Siregar; Bisru Hafi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.651

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena buzzer politik sebagai aktor utama dalam merekayasa wacana publik dan dampaknya terhadap kohesi masyarakat majemuk. Masih terbatas studi yang menaruh perhatian pada mekanisme sosiologis spesifik tentang bagaimana narasi yang direkayasa oleh buzzer merusak hubungan antarkelompok di tingkat akar rumput di luar masa pemilihan umum. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menyintesis mekanisme operasional buzzer politik dan menganalisis implikasi sosiologisnya terhadap kohesi komunal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membedah strategi operasional buzzer dan menganalisis implikasinya terhadap polarisasi sosial menggunakan kerangka Teori Identitas Sosial.Melalui metodologi tinjauan pustaka sistematis terhadap sumber-sumber akademik kontemporer, studi ini menemukan bahwa strategi manipulasi algoritmik dan disinformasi berbasis sentimen primordial sengaja dieksploitasi untuk memicu permusuhan antara kelompok pro dan kontra. Temuan utama mengonfirmasi bahwa intervensi destruktif ini tidak hanya mengikis spektrum moderat dalam opini publik, tetapi juga secara fatal mengoyak ikatan rasa saling percaya lintas komunitas di dunia nyata. Kesimpulan membuktikan bahwa buzzer politik merupakan ancaman langsung terhadap integritas demokrasi dan ketahanan sosial. Kebaruan artikel ini terletak pada sintesis sosiologisnya yang memetakan transmisi konflik dari ruang gema digital (digital echo chambers) menjadi gesekan di dunia nyata. Direkomendasikan untuk mengintegrasikan kurikulum literasi digital yang terstruktur dan mereformasi tata kelola platform media sosial guna melindungi masyarakat dari segregasi budaya yang berkelanjutan
Peran Toleransi dalam Membangun Keharmonisan Mahasiswa di Lingkungan Kampus Multikultural Stefani Pia Benedigta Malau; Tio Agnes Br Sinaga; Maria Fatricia Nainggolan; Aura Dwi Kanti; Ipan Stumetru Tanjung
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan kampus multikultural di Indonesia dipenuhi mahasiswa dari berbagai suku, agama, dan budaya, yang sering menimbulkan potensi konflik. Artikel ini bertujuan mengkaji peran toleransi dalam membangun keharmonisan melalui kajian pustaka sistematis dari 9 sumber primer periode 1954-2023. Hasil menunjukkan bahwa toleransi berbentuk penghargaan terhadap perbedaan, kerjasama lintas budaya, dan saling menghormati mampu mencegah konflik serta menciptakan suasana kampus yang damai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan melalui lokakarya toleransi wajib pada orientasi mahasiswa baru untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman.