Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Kurikulum Berdampak di Lingkungan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Amru Syahputra Lubis; Alfian Tanjung; Mutia Hafifah; Fenny Mustika Piliang; Nurul Hasanah Syah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.657

Abstract

Kurikulum berdampak adalah langkah pertama dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan kehidupan kerja. Tujuan pengabdian masyarakat terkait kurikulum berdampak adalah untuk mendorong mahasiswa memperoleh keahlian dalam berbagai materi ajar sesuai dengan keahliannya. Hal ini memungkinkan para mahasiswa untuk menjadi kompetitif secara global. Kurikulum berdampak merupakan kebijakan yang menawarkan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah sesuai dengan minat dan kemampuannya. Penerapan kurikulum berdampak dapat memicu proses perkuliahan yang lebih otonom dan fleksibel di perguruan tinggi. Penyelenggaraan kurikulum mandiri berbasis kurikulum sentralisasi dan desentralisasi bertujuan untuk dapat secara optimal mendorong kemajuan sistem pendidikan tinggi yang ditandai dengan terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas. Fokus pada Pengalaman adalah tujuan inti dari pengabdian ini dilakukan agar kurikulum yang dirancang dapat memiliki nilai kebermaknaan dan keterlibatan aktif mahasiswa. Dampak Positif yang terciptanya keleluasaan bagi dosen dalam menyusun materi sesuai konteks mahasiswa serta peningkatan pengetahuan dan karakter. Tantangan Perubahan yang terjadi pada kurikulum yang tidak terencana dengan baik berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kinerja dosen. Relevansi Zaman kurikulum yang berdampak positif memungkinkan mahasiswa belajar sesuai perkembangan zaman pada saat ini.
Implementasi Evaluasi Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Berbasis Learning Management System di MTs Al-Muttaqin Amru Syahputra Lubis; Alfian Tanjung; Fenny Mustika Piliang
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.523

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Learning Management System (LMS)-based evaluation in Al-Qur’an Hadith learning at MTs Al-Muttaqin, focusing on evaluation planning, implementation processes, and the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This research employs a qualitative descriptive approach. The informants consist of the head of the madrasa, Islamic Education (PAI) teachers, and students. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis uses the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity is ensured through source and method triangulation. The findings show that LMS implementation in learning evaluation has been initiated but remains at an early stage and is not yet optimal. LMS is used for assignments, online quizzes, task submission, and digital grading; however, it is still limited to the cognitive domain. Evaluation planning has not been systematically integrated with LMS, and its implementation faces several challenges. Supporting factors include institutional support, availability of technological facilities, and students’ enthusiasm, while inhibiting factors include unstable internet access, low digital literacy, limited devices, and lack of training. This study concludes that effective LMS implementation requires improved teacher competence, adequate infrastructure, and more systematic integration to ensure effectiveness and sustainability.
Peran Media Sosial dalam Peningkatan Pengamalan Ibadah Agama Islam di kalangan Remaja di Asrama Korem Binjai Timur Amru Syahputra Lubis
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.524

Abstract

This study aims to analyze the role of social media in improving Islamic religious practices among adolescents in the East Binjai Military Dormitory and to identify the factors that support and hinder its use as a medium for religious learning. This research employed a qualitative field study with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving community leaders, parents, and adolescents. The findings indicate that social media plays a significant role as a digital da'wah medium by providing easy access to Islamic content, including sermons, religious studies, and daily worship guidance. Exposure to such content encourages adolescents to perform prayers more regularly, read the Qur’an, and strengthen their moral behavior. Supporting factors include easy internet access, the availability of diverse Islamic content, and motivation gained from online religious communities. Meanwhile, inhibiting factors consist of limited digital and religious literacy, adolescents’ preference for entertainment content, weak self-control, and insufficient parental supervision. The study concludes that social media can serve as an effective tool for strengthening adolescents’ religious practices when supported by proper guidance from parents, educators, and religious leaders. Therefore, collaborative efforts are needed to optimize the positive use of social media in accordance with Islamic values.