Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Karakterisistik Sifat Tanah dalam Menilai Potensi Kesuburan Tanah di Dusun 13 Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Daniel Try; Agnes Enonita Harefa; Natalia Siagian; Anggita Lydia Sirait; Dini Sagala; Cahyani Oktavia Saragih; Mesi Tambunan; Qania Gultom; Ester Tinor Julianty Siagian; Stevanie Diva Marpaung
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 7, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v7i2.1147

Abstract

This study aims to analyze soil characteristics in assessing soil fertility potential in Hamlet 13, Bangun Sari Village, Tanjung Morawa District. The study employed a qualitative descriptive method through field observation and simple laboratory testing, including pH measurement (H?O and KCl), organic matter identification, carbonate testing using 10% HCl, and observation of soil physical and biological properties. Soil samples were collected directly from the study area and analyzed using descriptive interpretation to integrate physical, chemical, and biological aspects. Data were analyzed descriptively through the interpretation of observations and measurements of soil pH, carbonate reactions, and organic matter content to describe soil characteristics and fertility levels. The results showed that the soil had a brown color, clay to sandy clay texture, crumb structure, good drainage, and moderately loose consistency, with a pH ranging from 5 to 6, indicating slightly acidic conditions. Carbonate content was classified as low to moderate, while biological activity was indicated by the presence of plant roots and soil organisms such as earthworms. Overall, soil fertility was categorized as moderate, and improved organic matter management is needed to optimize agricultural potential in the study area.
Analisis Kesantunan Berbahasa pada Komunitas Paduan Suara Gereja: Kajian Pragmatik Berdasarkan Teori Kesantunan Leech Juwita Maya Sari. S; Nandita Septika Baeha; Dini Deswina Sagala; Cahyani Oktavia Saragih; Dwi Aulia Syafira Purba; Qania Gultom; M. Oky Fardian Gafari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesantunan dalam berbahasa adalah salah satu aspek krusial dalam komunikasi yang berperan menjaga keharmonisan hubungan sosial di dalam suatu komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk dan penerapan prinsip kesantunan dalam berbahasa di kalangan anggota Paduan Suara Gereja HKBP Pardamean berdasarkan teori kesantunan yang dikemukakan oleh Leech. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan sumber data berasal dari tuturan tiga anggota komunitas yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan dianalisis menggunakan enam maksim kesantunan menurut Leech, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, kesepakatan, dan simpati. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prinsip kesantunan dalam berbahasa diterapkan dalam berbagai bentuk interaksi antaranggota komunitas.Maksim penghargaan dan maksim kesepakatan merupakan maksim yang paling menonjol, tercermin dari penggunaan tuturan yang menghargai kontribusi dari anggota lain, menjaga keharmonisan dalam komunikasi, serta membangun kolaborasi dalam kegiatan pelayanan. Di samping itu, teridentifikasi beberapa tuturan yang melanggar prinsip kesantunan, terutama dalam situasi yang melibatkan perbedaan pandangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip kesantunan dalam berbahasa berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif, memperkuat hubungan antarpersonal, dan mendukung kelancaran aktivitas pelayanan dalam komunitas paduan suara gereja.