Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengolahan Limbah Cangkang Telur menjadi Pupuk Organik Cair sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Valerina Leo Sinaga; Rely Noviyanti Lumbantobing; Nandita Septika Baeha; Gomoses Simarmata; Anggun Citra Sari; Elvayetti Elvayetti; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah limbah domestik di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat yang terus berkembang. Salah satu jenis limbah organik yang banyak dihasilkan di rumah tangga adalah limbah cangkang telur. Penggunaan limbah cangkang telur sebagai pupuk organik cair juga memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat, karena bahan yang digunakan mudah didapat dan murah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa limbah cangkang telur dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam pembuatan pupuk organik cair melalui proses pencampuran sederhana menggunakan cuka dan air.
Analisis Kondisi Kimia Tanah pada Tanah di Jl. Pelajar Timur Berdasarkan pH Aktual, Potensial, Bahan Organik, dan Zat Kapur Rachel Mia Novriyanti Tobing; Nilfais Laia; Rely Noviyanti Lumbantobing; Nandita Septika Baeha; Nabila Putri Adha; Dwi Aulia Syafira Purba; David Perdinan Pangaribuan; Ahd. Aidil Fajri Lintang; Rahel Namisa Br Ginting
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan sumber daya alam yang memiliki peranan penting dalam mendukung kehidupan dan aktivitas manusia. Kondisi kimia tanah menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan tingkat kesuburan tanah dan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kimia tanah di Jalan Pelajar Timur, Kota Medan, melalui pengujian pH aktual, pH potensial, kandungan zat kapur, dan bahan organik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel tanah diambil pada kedalaman 10–20 cm dan diuji menggunakan aquadest, larutan KCl 1 M, HCl 10%, dan H₂O₂ 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH aktual tanah sebesar 7 (netral), sedangkan pH potensial sebesar 6 (agak asam). Pengujian menggunakan HCl 10% menunjukkan adanya reaksi berlebih yang mengindikasikan keberadaan zat kapur, sementara pengujian menggunakan H₂O₂ 10% menunjukkan reaksi lemah hingga sedang yang menandakan kandungan bahan organik tergolong rendah hingga sedang. Secara umum, kondisi kimia tanah di lokasi penelitian tergolong cukup baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman, namun masih terdapat potensi keasaman tersimpan dan kandungan bahan organik yang belum optimal
Analisis Kesantunan Berbahasa pada Komunitas Paduan Suara Gereja: Kajian Pragmatik Berdasarkan Teori Kesantunan Leech Juwita Maya Sari. S; Nandita Septika Baeha; Dini Deswina Sagala; Cahyani Oktavia Saragih; Dwi Aulia Syafira Purba; Qania Gultom; M. Oky Fardian Gafari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesantunan dalam berbahasa adalah salah satu aspek krusial dalam komunikasi yang berperan menjaga keharmonisan hubungan sosial di dalam suatu komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk dan penerapan prinsip kesantunan dalam berbahasa di kalangan anggota Paduan Suara Gereja HKBP Pardamean berdasarkan teori kesantunan yang dikemukakan oleh Leech. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan sumber data berasal dari tuturan tiga anggota komunitas yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan dianalisis menggunakan enam maksim kesantunan menurut Leech, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, kesepakatan, dan simpati. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prinsip kesantunan dalam berbahasa diterapkan dalam berbagai bentuk interaksi antaranggota komunitas.Maksim penghargaan dan maksim kesepakatan merupakan maksim yang paling menonjol, tercermin dari penggunaan tuturan yang menghargai kontribusi dari anggota lain, menjaga keharmonisan dalam komunikasi, serta membangun kolaborasi dalam kegiatan pelayanan. Di samping itu, teridentifikasi beberapa tuturan yang melanggar prinsip kesantunan, terutama dalam situasi yang melibatkan perbedaan pandangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip kesantunan dalam berbahasa berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif, memperkuat hubungan antarpersonal, dan mendukung kelancaran aktivitas pelayanan dalam komunitas paduan suara gereja.