Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mapping Conceptual Domains and Bridging Concepts in Technology-Enhanced Mathematics Learning: A Bibliometric Study Siti Aminah; Yunis Sulistyorini
AlphaMath : Journal of Mathematics Education Alphamath: Vol. 12, No. 1, May 2026
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/alphamath.v12i1.30366

Abstract

This study examines the research landscape of recent studies in students’ acceptance in technology-enhanced mathematics learning, an increasingly important issue as digital technologies become more widely integrated into mathematics education. Although research in this area has expanded in recent years, previous studies have often treated technological, pedagogical, and cognitive–psychological factors separately, leading to a fragmented understanding of students’ acceptance. This study aimed to map the development of the field, identify its major conceptual domains, examine the interactions among these domains, and explain their implications for future mathematics education research and practice. A bibliometric design was employed using data from the Scopus database. After a systematic screening process, 883 publications published between 2015 and 2026 were analyzed. Publication trend analysis and keyword co-occurrence mapping were conducted using VOSviewer. From 5,259 extracted keywords, 196 met the minimum occurrence threshold and were included in the final analysis. Findings reveal that publication output grew substantially, from 35 articles in 2015 to a peak of 248 in 2025. Furthermore, three major conceptual domains were examined: technology-enhanced mathematics pedagogy, instructional practices and teacher professional development, and cognitive–psychological aspects of mathematics learning. The analysis also reveals bridging concepts, particularly problem solving, motivation, student engagement, learning, and cognition. The novelty of this study lies in its integrative mapping of these domains and their bridging concepts, contributing to a more holistic understanding of students’ acceptance and informing the design of more meaningful technology-enhanced mathematics learning environments.
Pendampingan Tata Kelola Simpan Pinjam PKK RW 03 Kendalpecabean untuk Distribusi SHU Transparan dan Adil Henrycus Winarto Santoso; Siti Aminah; Helmi Muhammad; Lanny Kusuma Widjaja; Valerina Vivi Widyadana
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.2977

Abstract

Kelompok Simpan Pinjam PKK RW 03 Desa Kendalpecabean, Sidoarjo, memiliki peran penting dalam menyediakan layanan keuangan berbasis masyarakat bagi 215 kepala keluarga. Namun demikian, praktik pelaporan keuangan yang dijalankan masih belum sepenuhnya transparan, dan mekanisme pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang berlaku belum mencerminkan tingkat partisipasi ekonomi masing-masing anggota secara memadai. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat menerapkan pendekatan partisipatif guna memperkuat tata kelola keuangan kelompok simpan pinjam. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini melibatkan 53 peserta yang terdiri atas 7 orang pengurus dan 46 orang anggota. Pelaksanaan program difokuskan pada tiga kegiatan utama, yaitu sosialisasi prinsip-prinsip tata kelola keuangan, pelatihan perhitungan SHU, serta pendampingan praktik penerapan sistem pencatatan keuangan menggunakan spreadsheet sederhana. Evaluasi program menggunakan metode Outcome Evaluation dengan fokus pada perubahan riil yang terjadi pada mitra setelah dilakukan intervensi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan SHU serta pentingnya penggunaan sistem pembukuan berbasis spreadsheet. Peserta juga mampu menerapkan sistem pencatatan yang baru dan menyepakati revisi mekanisme distribusi SHU menjadi berdasarkan tingkat partisipasi ekonomi anggota. Distribusi SHU yang baru mendukung pembentukan dana cadangan, dana sosial, dan insentif bagi pengurus. Penerapan pembukuan berbasis spreadsheet selain memberikan kemudahan juga memungkinkan keterlacakan informasi keuangan bagi anggota kelompok.Sebagai upaya menjaga keberlanjutan program, beberapa anggota dipersiapkan untuk mengoperasikan sistem pembukuan secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada perbaikan praktik tata kelola keuangan, khususnya dalam pengelolaan pencatatan keuangan dan mekanisme distribusi SHU. Perubahan yang telah dicapai diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan kelompok simpan pinjam PKK di masa mendatang.