p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal CJPP
Anggi Febiyanti
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Unraveling the Multidimensional Stress Experiences of Commuter University Students: A Phenomenological Study in Surabaya Anggi Febiyanti; Siti Jaro'ah
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 02 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n02.p451-460

Abstract

Mahasiswa komuter menghadapi tuntutan perjalanan pulang–pergi yang panjang dan tidak menentu, yang berpotensi menimbulkan kelelahan fisik, tekanan psikologis, serta penurunan performa akademik. Namun, kajian di Indonesia yang mengungkap pengalaman subjektif stres pada mahasiswa komuter masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman stres mahasiswa komuter di Surabaya, meliputi sumber stres, dampak yang dialami, serta strategi coping yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Partisipan terdiri dari tiga mahasiswa komuter yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Analisis menghasilkan enam tema utama, yaitu stressor perjalanan komuter, dampak terhadap kondisi fisik dan akademik, strategi coping, tekanan akademik dan organisasi, dukungan sosial, serta manajemen waktu dan keseimbangan hidup. Perjalanan harian muncul sebagai sumber stres utama yang memicu kelelahan dan menurunkan kesiapan kognitif mahasiswa sebelum aktivitas akademik dimulai. Stres mahasiswa komuter bersifat multidimensional dan terbentuk melalui interaksi antara tuntutan perjalanan, tekanan akademik, serta kapasitas adaptasi individu. Temuan ini menegaskan bahwa commuting merupakan faktor sentral dalam dinamika stres mahasiswa, sehingga diperlukan dukungan institusional dan strategi adaptif yang lebih kontekstual untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa komuter. Abstract Commuter students are exposed to long and unpredictable daily travel, which may lead to physical fatigue, psychological stress, and decreased academic performance. However, in Indonesia, studies exploring the subjective experiences of commuter student stress remain limited. This study aims to explore in depth the stress experiences of commuter students in Surabaya, including sources of stress, perceived impacts, and coping strategies. This study employed a qualitative approach with a phenomenological design. Three commuter students were selected using purposive sampling. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed using Miles and Huberman’s interactive data analysis technique. The analysis identified six major themes: commuting stressors, impacts on physical and academic conditions, coping strategies, academic and organizational pressure, social support, and time management and life balance. Daily commuting emerged as the primary stressor, contributing to fatigue and reduced cognitive readiness prior to academic activities. Commuter student stress is multidimensional and shaped by the interaction between travel demands, academic pressures, and individual adaptive capacity. These findings highlight commuting as a central factor in student stress dynamics and underscore the need for more context-sensitive institutional support and adaptive strategies to enhance commuter students’ well-being.
Dampak Coaching dan Mentoring terhadap Jenjang Karier pada Karyawan Caroline Magdalena Sutanto; Shilfani Fitri Wahyuningsih; Anggi Febiyanti; Kania Naura Shabilla Effendy; Tirta Firdaus Nuryananda
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 02 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n02.p516-533

Abstract

Lingkungan kerja yang dinamis menuntut organisasi mengelola karier karyawan secara sistematis dan terarah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak coaching dan mentoring terhadap jenjang karier karyawan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan kerangka PRISMA, penelitian ini berhasil mengidentifikasi 20 artikel terpilih yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2017 hingga 2026 melalui pangkalan data jurnal ilmiah bereputasi internasional dan relevan dengan topik, mentoring, pengembangan karier, dan jenjang karier. Hasil analisis menunjukkan bahwa coaching berkontribusi secara tidak langsung terhadap jenjang karier melalui peningkatan kompetensi, kinerja, dan kesiapan promosi. Sementara itu, mentoring memiliki pengaruh yang lebih langsung terhadap mobilitas karier, peluang promosi, peningkatan remunerasi, serta perluasan jaringan profesional. Temuan dari tinjauan ini menunjukkan bahwa coaching dan mentoring berperan saling melengkapi dalam mendukung perkembangan karier karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu merancang program coaching dan mentoring yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan kesiapan individu sekaligus memperluas akses terhadap peluang karier di dalam organisasi. Abstract A dynamic work environment demands that organizations manage employee careers systematically and purposefully. This study aims to analyze the impact of coaching and mentoring on employee career paths. The method used was a systematic literature review (SLR) with the PRISMA framework. This study successfully identified 20 selected articles published between 2017 and 2026 through a database of internationally reputable scientific journals relevant to the topics of coaching, mentoring, career development, and career paths. The analysis results indicate that coaching indirectly contributes to career paths through increased competence, performance, and promotion readiness. Meanwhile, mentoring has a more direct influence on career mobility, promotion opportunities, increased remuneration, and the expansion of professional networks. The findings of this review indicate that coaching and mentoring play complementary roles in supporting employee career development. Therefore, organizations need to design integrated and sustainable coaching and mentoring programs to optimize individual readiness while expanding access to career opportunities within the organization.