Hari Kurniawanto
Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Peta Aeronautika IFR FlightTerhadap Kinerja Taruna Pilot API Banyuwangi Fajar Islam; Dika Wahyudi Usman; Dimas Hari Cahyo; Hari Kurniawanto
WARTA ARDHIA Vol. 51 No. 2 (2025)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v51i2.568.68-74

Abstract

Instruksi instrument flight rules (IFR) merupakan komponen kunci pelatihan pilot yang memerlukan pemahaman mendalam tentang peta aeronautika untuk navigasi yang efisien. Kurangnya pemahaman terhadap terminologi peta aeronautika berpotensi menurunkan kinerja pilot dan meningkatkan risiko kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh pemahaman terminologi peta aeronautika terhadap kinerja taruna pilot Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi selama penerbangan IFR. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 50 responden taruna pilot API Banyuwangi. Analisis regresi digunakan untuk menguji hubungan antara kinerja taruna pilot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terminologi peta aeronautika memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja taruna pilot dalam pelaksanaan penerbangan IFR, khususnya bagi taruna pilot di API Banyuwangi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa taruna yang memiliki tingkat pemahaman terminologi peta aeronautika yang lebih baik mampu menunjukkan kinerja yang lebih optimal dalam aspek navigasi. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan responden yang hanya melibatkan taruna API Banyuwangi, sehingga generalisasi hasil pada institusi lain perlu dilakukan dengan hati-hati mengingat adanya variasi latar belakang pendidikan dan pengalaman terbang.
Impact of Workload and Work-Life Balance on Aviation Safety at Soekarno-Hatta ATC Giga Valtian Zepa; Hari Kurniawanto; Dimas Hari Cahyo; Daniel Dewantoro Rumani
Logistic and Operation Management Research (LOMR) Vol. 4 No. 1 (2025): Logistic and Operation Management Research (LOMR)
Publisher : Research Synergy Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/lomr.v4i1.3255

Abstract

The increasing complexity of air traffic operations and the high cognitive demands placed on Air Traffic Controllers (ATCs) underscore the critical need to address factors affecting performance and safety. This study investigates the influence of workload and work-life balance (WLB) on safety outcomes among ATCs at Soekarno-Hatta International Airport through a Systematic Literature Review (SLR). This research is motivated by the growing concern over fatigue-related incidents in aviation, particularly in high-density airspace environments. By synthesizing empirical and theoretical findings from peer-reviewed literature, this study explores how excessive workload, rigid shift structures, and insufficient recovery periods contribute to cognitive fatigue, diminished attentional control, and elevated error rates. In contrast, structured WLB interventions—such as optimized shift rotations, mandatory rest periods, and supportive scheduling policies—are found to mitigate fatigue and enhance operational vigilance. However, the applicability of flexible working hours in ATC settings is constrained by the operational and regulatory frameworks of the aviation industry, particularly the standards set by the International Civil Aviation Organization (ICAO). This study contributes to the discourse on aviation human factors by advocating tailored fatigue risk management strategies and institutional support mechanisms to improve ATC well-being and ensure sustained aviation safety performance