M. Fachrurrozi Nasution
Universitas Satya Terra Bhinneka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penentuan Lokasi Optimal Usaha di Kota Medan Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) Eri Triwanda; M. Fachrurrozi Nasution; Labuan Nababan; Lamtiur Sinambela
JIKTEKS : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 01 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/jikteks.v4i01.628

Abstract

Penentuan lokasi usaha yang tepat merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan suatu bisnis. Artikel ini menyajikan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi lokasi usaha yang optimal menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Metode KNN dimanfaatkan untuk memprediksi potensi keberhasilan suatu lokasi baru dengan menganalisis tingkat kemiripannya terhadap data lokasi usaha yang telah ada. Analisis dilakukan berdasarkan sejumlah faktor, seperti demografi, aksesibilitas, dan tingkat kompetisi di wilayah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah memberikan alat bantu pengambilan keputusan berbasis data bagi calon pengusaha agar dapat memilih lokasi usaha secara lebih informatif, mengurangi risiko kegagalan, serta meningkatkan peluang keberhasilan usaha di masa depan.
KLASIFIKASI LEVEL KUALITAS UDARA MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE UNTUK MENDUKUNG SDGS Eri Triwanda; M. Fachrurrozi Nasution; Labuan Nababan; Lamtiur Sinambela
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6675

Abstract

Abstract: Air quality is a critical environmental issue that directly affects public health and urban sustainability. This study aims to develop an air quality classification model using the Decision Tree algorithm based on key pollutant parameters such as PM₁₀, PM₂.₅, SO₂, CO, NO₂, and O₃, and to evaluate its contribution to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The dataset was obtained from air quality monitoring in Jakarta during 2021 and underwent preprocessing stages including data cleaning and feature selection. The model was tested across various training-testing ratios, with the highest accuracy of 97.50% achieved at a 60:40 ratio. Performance evaluation showed precision, recall, and F1-score values above 97%, with PM₂.₅ and PM₁₀ identified as the most influential attributes in classification. The Decision Tree model was chosen for its ability to produce accurate results while remaining interpretable. The classification outcomes can be utilized in early warning systems, public education, and data-driven policymaking. These findings support the achievement of SDG 3 (Good Health and Well-Being), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), and SDG 13 (Climate Action). Keywords: Air Quality; Decision Tree; pollution; SDG; Classification.   Abstrak: Kualitas udara merupakan isu lingkungan krusial yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan keberlanjutan kota. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi kualitas udara menggunakan algoritma Decision Tree berdasarkan parameter polutan utama seperti PM₁₀, PM₂.₅, SO₂, CO, NO₂, dan O₃, serta menganalisis kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Data yang digunakan berasal dari pemantauan kualitas udara di Jakarta tahun 2021 dan telah melalui tahap pra-pemrosesan, termasuk pembersihan data dan seleksi fitur. Model diuji pada berbagai rasio data latih dan uji, dengan akurasi tertinggi sebesar 97,50% pada rasio 60:40. Evaluasi performa menunjukkan nilai presisi, recall, dan F1-score di atas 97%, dengan PM₂.₅ dan PM₁₀ sebagai atribut paling berpengaruh dalam klasifikasi. Model Decision Tree dipilih karena kemampuannya dalam menghasilkan output yang akurat sekaligus mudah diinterpretasikan. Hasil klasifikasi ini berpotensi digunakan dalam sistem peringatan dini, edukasi masyarakat, dan pengambilan kebijakan berbasis data. Temuan ini mendukung pencapaian SDG 3 (kehidupan sehat dan sejahtera), SDG 11 (kota dan permukiman yang berkelanjutan), serta SDG 13 (penanganan perubahan iklim). Kata kunci: Kualitas Udara; Decision Tree; Polutan; SDGs; Klasifikasi.