Yobel Tarigan
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dan Upaya Mengatasinya Sarah Nadia; Aurelia Septiandari; Nazwa Pasha; Yobel Tarigan; Abraem Prayenta; Edizal Hatmi
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/458yax86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran karena lebih fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta mampu meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan penguatan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka, keterbatasan penguasaan teknologi digital, minimnya sarana dan prasarana pendidikan, serta hambatan dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran di luar kelas. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut, antara lain melalui pelatihan dan pendampingan guru, optimalisasi Kelompok Kerja Guru (KKG), pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM), serta dukungan pemerintah dalam penyediaan fasilitas pendidikan. Dengan demikian, keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan sarana pendidikan, dan kerja sama antara pemerintah, sekolah, serta masyarakat.